IDENTITAS:
NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : KAMIS, 27 AGUSTUS 2026
FASE/KELAS : D/9C & 9D
JUDUL MATERI : MEYAKINI HARI AKHIR DENGAN MAWAS DIRI (Pengertian Iman Kepada Hari Akhir & Mempelajari Dalil Naqli Yang Berkaitan serta Menyakini Pasti Terjadi)
PERTEMUAN KE : 2
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta Didik mampu menjelaskan pengertian Iman Kepada Hari Akhir, Peserta Didik mampu memahami Dalil Naqli tentang Iman kepada Hari Akhir dan Peserta Didik mampu menyakini Pasti hari akhir akan terjadi.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta Didik diharapkan dapat menjelaskan pengertian Iman Kepada Hari Akhir, dapat memahami Dalil Naqli tentang Iman kepada Hari Akhir dan dapat menyakini hari akhir pasti terjadi.
#Minfull : Peserta didik menyadari bahwa iman kepada Hari Akhir merupakan bagian dari rukun iman yang harus diyakini, kemudian mampu menjelaskan pengertiannya dengan bahasa sendiri setelah melakukan kegiatan mengamati, membaca, dan berdiskusi.
#Maningfull : Peserta didik mengkaji ayat Al-Qur'an atau hadis tentang Hari Akhir, memahami maknanya, serta menghubungkan kandungan dalil tersebut dengan kehidupan sehari-hari sehingga pembelajaran tidak hanya berupa hafalan.
#Joyfull : Peserta didik mengikuti pembelajaran melalui diskusi, permainan edukatif, kuis, atau studi kasus yang menarik sehingga tumbuh kesadaran dan keyakinan bahwa Hari Akhir pasti terjadi serta mendorong mereka untuk berperilaku lebih bertanggung jawab dan berbuat baik.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:
# Tahap 1:
Guru melanjutkan materi yang belum selesai yg berkaitan dengan hari akhir kemudia memberikan stimulus berupa pertanyaan tentang Video yg pernah di tonton minggu lalu, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi.
# Tahap 2:
Guru menampilkan atau membacakan Dalil Naqli, Peserta didik membaca dan memahami dalil, mencari makna/kandungan, berdiskusi dalam kelompok, kemudian memberikan contoh penerapan nilai iman kepada Hari Akhir dalam kehidupan.
# Tahap 3:
Peserta didik mengikuti kuis, permainan edukatif, studi kasus, atau diskusi reflektif. Peserta didik kemudian membuat komitmen sederhana untuk meningkatkan amal saleh dan menjauhi perbuatan buruk.
----------------------------------------
MATERI PEMBELAJARAN:
Sebelum kita kemateri silahkan cermati tentang 3 hal ini dari Asmaul Husna atau 3 Nama-nama Allah berikut:
Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia debgan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang Lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk berinadah pada Allah.
Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kitablunya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan Allah ambil.
Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki...
Selanjutnya silahkan pelajari materi berikut ini!!
PENGERTIAN IMAN KEPADA HARI AKHIR
DALIL NAQLI:
1. Pengertian Dalil Naqli
Dalil naqli adalah dasar atau bukti yang bersumber dari Allah SWT.
Dalam pembelajaran tentang Hari Akhir, dalil naqli menunjukkan bahwa Janji Allah itu pasti
2. Dalil Al-Qur'an tentang Kepastian Hari Akhir
QS. Al-Hajj ayat 7
وَأَنَّ السَّاعَةَ آتِيَةٌ لَا رَيْبَ فِيهَا وَأَنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ مَن فِي الْقُبُورِ
Artinya:
“Dan sungguh, Kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya, dan
sungguh, Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.”
Kandungan ayat:
- Hari Kiamat pasti akan datang.
- Tidak boleh ada keraguan terhadap terjadinya Hari Akhir.
- Allah Swt. berkuasa membangkitkan manusia dari kuburnya.
- Kehidupan dunia bukanlah kehidupan yang kekal.
- Keimanan kepada Hari Akhir harus mendorong manusia untuk mempersiapkan amal.
- Hari Akhir bukan kemungkinan, tetapi sebuah kepastian yang telah ditetapkan Allah Swt.
3. Dalil Al-Qur'an yang Menegaskan Adanya Hari Pembalasan
QS. Al-Baqarah ayat 281
وَاتَّقُوْا يَوْمًا تُرْجَعُوْنَ فِيْهِ اِلَى اللّٰهِۗ ثُمَّ تُوَفّٰى كُلُّ نَفْسٍ مَّا كَسَبَتْ وَهُمْ لَا يُظْلَمُوْنَࣖ
Allah
Swt. mengingatkan manusia tentang suatu hari ketika setiap orang akan
mendapatkan balasan atas apa yang telah dikerjakannya.
Pesan penting:
Setiap amal manusia akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah Swt.
Karena itu, seorang muslim harus berhati-hati dalam perkataan,
perbuatan, dan perilakunya.
4. Dalil Al-Qur'an yang Menegaskan Bahwa hari Akhir pasti akan Datang
QS. Al An'am ayat 134
اِنَّ مَا تُوْعَدُوْنَ لَاٰتٍۙ وَّمَآ اَنْتُمْ بِمُعْجِزِيْنَ
Sesungguhnya apa pun yang dijanjikan kepadamu pasti datang dan kamu tidak mampu menolaknya.
Pesan penting:
Bahwa apa yang telah Allah janjikan yaitu hari kiamat dan hari pembalasan perbuatan manusia pasti akan terjadi. tidak ada seorang pun yang mampu menolak tetetapan tersebut. Allah SWT mampu dan berkehendak membangkitkan manusia dari alam kuburnya untuk dipertanggung jawabkan semua amal perbuatannya selama hidup di dunia.
5. Dalil Al-Qur'an yang Menegaskan Bahwa hari Akhir pasti akan Datang
QS. At Thoha ayat 15
اِنَّ السَّاعَةَ اٰتِيَةٌ اَكَادُ اُخْفِيْهَا لِتُجْزٰى كُلُّ نَفْسٍ ۢ بِمَا تَسْعٰى
Sesungguhnya
hari Kiamat itu (pasti) akan datang. Aku hampir (benar-benar)
menyembunyikannya. (Kedatangannya itu dimaksudkan) agar setiap jiwa
dibalas sesuai dengan apa yang telah dia usahakan.
Pesan penting:
Bahwa Hari kiamat tiada satupun makhluk yang mengetahui kapan terjadinya hari kimata, dan Allah menjelaskan bahwa ini pasti terjadi.
Lalu Mengapa Kita Wajib Meyakini Hari Akhir?
Beriman
kepada Hari Akhir merupakan salah satu Rukun Iman yang wajib kita
ketahui dan merupakan bentuk keyaqinan dari hati seseorang.
Keyakinan tersebut memiliki pengaruh terhadap kehidupan sehari-hari. Orang yang benar-benar beriman kepada Hari Akhir akan berusaha:
- Rajin beribadah kepada Allah Swt.
- Melaksanakan perbuatan baik.
- Menjauhi perbuatan dosa dan maksiat.
- Bertanggung jawab terhadap perbuatannya.
- Tidak mudah berbuat zalim kepada orang lain.
- Menyadari bahwa kehidupan dunia bersifat sementara.
- Mempersiapkan bekal berupa amal saleh untuk kehidupan akhirat.
6. Hubungan Iman kepada Hari Akhir dengan Perilaku
Yakin Hari Akhir → Yakin adanya pertanggungjawaban → Berusaha berbuat baik → Menjauhi dosa → Mempersiapkan kehidupan akhirat.
FORMATIF:
Pilihan Ganda:
1. Percaya akan datangnya hari akhir dimana alam semesta akan hancur secara keseluruhan. semua makhluk aallah SWT tidak ada yang tersisa, langit dan bumi akan binasa dan hanya menyisakan Allah sebagai penguasa, adalah bagian dari pengertian....
A. Iman Kepada Allah
B. Iman Kepada Qodo dan Qodar
C. Iman Kepada Hari Akhir
D. Iman Kepada Malaikat Allah
2. QS. Apa yang menjelaskan tentang hari Kiamat pasti Datang dan Allah akan membangkitkan semua manusia yang telah binasa:
A. QS Al Baqoroh ayat 281
C. QS Al Hajj ayat 7
D. QS Al An'am ayat 134
SQ Thoha ayat 15
Soal Esay:
1. Mengapa kita diperintahkan oleh Allah untuk tidak ragu-ragu pada hari kiamat?
2. Jelaskan pengertian Iman menurut bahasa kalian masing-masing?
3. Jelaskan kandungan yang terdapat dari surat Al Hajj ayat 7?
Keterangan:
Kerjakan Asesmen Formatif ini pada Kolom Komentar!
KESIMPULAN:
Iman adalah Keyaqinan yang datang dalam hati seseorang, terucap dalam lisan dan terbukti oleh perbuatannya. berarti beriman kepada Hari Akhir adalah menyakini dengan sebenar-benanrnya bahwa hari akhir pasti akan datang.
Hari
Akhir pasti terjadi. Hal tersebut telah ditegaskan dalam Al-Qur'an.
Tidak seorang pun mengetahui kapan tepatnya Hari Kiamat terjadi, tetapi
setiap muslim wajib meyakininya.
Keyakinan tersebut seharusnya membuat kita menjadi pribadi yang lebih rajin beribadah, jujur, bertanggung jawab, peduli kepada sesama, dan selalu berusaha melakukan amal saleh.
Jadi Iman kepada Hari Akhir bukan sekadar percaya bahwa kiamat akan terjadi, tetapi menjadikan kita lebih baik dalam menjalani kehidupan hari ini. Iman kepada Hari Akhir bukan hanya diyakini dalam hati, tetapi juga harus terlihat dalam perilaku sehari-hari.






.png)









.png)





