IDENTITAS
NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SENIN, 13 JULI 2026
CLLAS : 9A DAN 9B
MATERI : URGENSI MENUNTUT ILMU DALAM ISLAM
CP : Peserta Didik memahami definisi Al Qur'an dan Hadist Nabi dan Posisinya sebagai sumber ajaran Agama Islam dan Peserta Didik juga memahami tingginya semangat keutamaan mencari Ilmu.
TUJUAN PEMBELAJARAN: Peserta Didik diharapkan mampu membaca QS. Al Mujadalah ayat 11 dan QS. Az Zumar ayat 9 serta hadist tentang menuntut ilmu.
----------------------------------------------
MATERI :
Berikut adalah ringkasan materi tentang "Urgensi Menuntut Ilmu dalam Islam". Materi ini disusun agar mudah dipahami untuk keperluan belajar kalian.
1. Definisi Menuntut Ilmu
Secara bahasa, **ilmu** berasal dari kata bahasa Arab *'alima* yang berarti mengetahui atau memahami. Sedangkan **menuntut ilmu** (*Tholabul 'Ilmi*) adalah sebuah usaha sadar yang dilakukan oleh seseorang untuk merubah diri dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak bisa menjadi bisa, serta memperluas wawasan baik dalam urusan agama (akhirat) maupun urusan dunia.
Dalam Islam, ilmu bukan sekadar teori yang dihafalkan, melainkan cahaya (*nur*) yang menuntun manusia untuk membedakan mana yang hak (benar) dan mana yang batil (salah), serta menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
2. Dasar-Dasar dari Al-Qur'an
Al-Qur'an menempatkan ilmu dan orang yang menuntut ilmu pada kedudukan yang sangat terhormat. Berikut adalah dalil-dalil utamanya:
a. Q.S. Al-Mujadilah [58]: 11 (Derajat Orang Berilmu)
Ayat ini menegaskan bahwa Allah SWT akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.
> ...يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ ۚ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ
> **Artinya:** *"...Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan."*
b. Q.S. Az-Zumar [39]: 9 (Perbedaan Orang Berilmu dan Tidak)
Ayat ini berupa pertanyaan retoris yang menegaskan bahwa tidak akan pernah sama kualitas hidup orang yang tahu (berilmu) dengan orang yang tidak tahu.
> ...قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ
> **Artinya:** *"...Katakanlah, 'Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sebenarnya hanya orang-orang yang berakal sehat yang dapat menerima pelajaran."*
c. Q.S. Al-'Alaq [96]: 1-5 (Perintah Membaca/Belajar)
Wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW diawali dengan kata *Iqra'* (Bacalah!). Ini membuktikan bahwa fondasi utama agama Islam dibangun di atas tradisi literasi dan ilmu pengetahuan.
3. Dasar-Dasar dari Hadist Rasulullah SAW
Rasulullah SAW memberikan motivasi yang luar biasa besar bagi umatnya yang mau belajar. Beberapa hadist yang menjadi landasan adalah:
a. Hukum Menuntut Ilmu (Wajib)
> طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
> **Artinya:** *"Menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi setiap orang muslim."* (HR. Ibnu Majah).
> *Catatan: Kewajiban ini mencakup ilmu agama (Fardhu 'Ain) dan ilmu umum yang menopang kehidupan masyarakat seperti kedokteran atau teknologi (Fardhu Kifayah).*
b. Jalan Menuju Surga Dimudahkan
> مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَلْتَمِسُ فِيهِ عِلْمًا سَهَّلَ اللَّهُ لَهُ بِهِ طَرِيقًا إِلَى الْجَنَّةِ
> **Artinya:** *"Siapa yang menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga."* (HR. Muslim).
c. Investasi Amal yang Tidak Terputus
> إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
> **Artinya:** *"Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, **ilmu yang bermanfaat**, atau anak saleh yang mendoakannya."* (HR. Muslim).
4. Rangkuman Urgensi (Pentingnya) Ilmu bagi Pelajar
Mengapa materi ini ditekankan di kelas 9? Karena kalian berada di masa transisi menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Berikut kesimpulannya:
1. **Syarat mutlak beribadah:** Ibadah tanpa ilmu akan sia-sia dan berpotensi salah.
2. **Kunci kesuksesan:** Sukses dunia butuh ilmu, sukses akhirat butuh ilmu, dan sukses keduanya juga wajib dengan ilmu.
3. **Pembeda karakter:** Ilmu membentuk akhlak mulia (Budi Pekerti) sehingga remaja tidak mudah terjerumus dalam kenakalan atau informasi hoaks.













