GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7C & 7D
MAPEL : SENI RUPA
JAM KE 5-7 dan 8-10
HARI/TGL : KAMIS 24 JULI 2024
Topic: PENGERTIAN MENGGAMBAR, MENGETAHUI SEJARAH DAN UNSUR-UNSUR RUPA
Tujuannya:
1. Menganalisis Konsep Menggambar dan Unsur unsur seni rupa dengan memperhatikan prinsip rupa dalam menggambar
2. Mengaplikasikan berbagai bahan dan alat dalam menggambar
3. Mengekspresikan gagasan dengan menggunakan teknik dan langkah-langkah yang tepat dalam menggambar
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Assalamualaikum Wr Wb
Selamat pagi adik2 sholeh/sholehah...tetap semangat dan jaga kesehatan ya...
Alhamdulillah minggu lalu kita sudah kenalan ya, sudah mengetahui sedikit Bapak tentang kalian dan begitu jiga sebaliknya.
Hari ini kita mulai untuk belajar. Apakah siap??
Baik... Kali ini kita akan membahas materi yg pertama tentang Menggambar, pengertiannya, sejarah awal mukanya ada hasil gambar dan unsur-unsur menggambar.
Sebelum kita bahas silahkan simak video berikut ini:
Bagaimana sudah bisa di pahami ya??
Jadi kesimpulannya adalah:
SEJARAH DAN KNONSEP MENGGAMBAR
Kegiatan menggambar sudah ada selama berabad-abad. Kegiatan ini digunakan untuk menggambarkan gambar dan mencatat sejarah. Gambar-gambar yang tercatat paling awal ditemukan di gua-gua, seperti Lascaux di Prancis, dan berasal dari tahun 40.000 SM. Gambar-gambar tersebut menampilkan gambar orang dan berbagai hewan menggunakan media seperti arang dan oker, pigmen tanah liat yang bervariasi dari kuning hingga cokelat. Para arkeolog tidak yakin apakah gambar-gambar tersebut dibuat untuk tujuan komunikasi atau hanya untuk ekspresi. Meskipun demikian, hal ini membuktikan bahwa manusia berkomunikasi melalui gambar sebelum kata-kata tertulis.
Berabad-abad kemudian, orang-orang Mesir melakukan praktik yang sama, yaitu menggambar di dinding untuk berkomunikasi. Gambar-gambar yang ditemukan di dinding makam-makam Mesir sejak 3.000 SM. Tidak seperti gambar gua, orang-orang Mesir menggunakan metode menggambar yang lebih rinci dan rumit. Gambar-gambar mereka menampilkan orang-orang dengan mata, hidung, dan mulut, dan mereka sering menggambar gambar mereka dalam bentuk linier untuk menceritakan sebuah kisah. Mereka memiliki beragam pigmen untuk dipilih; oleh karena itu, gambar-gambar mereka lebih berwarna daripada gambar gua. Orang-orang Mesir membuat gambar-gambar ini tidak hanya untuk tujuan komunikasi tetapi juga untuk merekam kehidupan, praktik, dan peristiwa sehari-hari.
Menggambar merupakan kegiatan menggores pada sebuah permukaan yang melibatkan penglihatan dan gerakan tangan yang terstruktur. Menggambar hendaknya dilakukan dengan gerakan tangan halus dan penuh perasaan. Namun dapat juga disesuaikan dengan suasana hati. Contohnya, saat suasana hati sedang baik, hasil goresan pensil cendrung tebal dan bervariasi. Adapun saat muncul rasa takut, hasil goresan cendrung tipis.
Proses menggambar menuntut objectivitas, baik maupun warna. Secara garis besar bentuk benda dapat dikelompokan menjadi dua, yaitu bentuk geometris dan nongeometris. Kedua bentuk tersebut dapat dilihat pada bentuk dasar flora, fauna, dan alam benda.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar