Minggu, 13 September 2026

SENIN 13 SEPTEMBER 2026 - KELAS 9A & 9B - ETIKA PERGAULAN DALAM ISLAM (Pengertian dan macam-macam pergaulan)

IDENTITAS:
NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SENIN, 13 SEPTEMBER 2026
FASE/KELAS : D/9A & 9B
JUDUL MATERI :
 INDAHNYA ETIKA PERGAULAN DAN KOMUNIKASI ISLAM (Pengertian Etika Pergaulan, Adab Kepada Yang Lebih Tua, Adab Kepada Teman Sebaya, Adab Kepada yg lebih Muda, Adab Kepada Lawan Jenis dan Dalil Tentang Etika Pergaulan) 
PERTEMUAN KE : 9

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 
Peserta Didik diharapkan mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari serta menunjukkan perilaku yang sesuai dengan ajaran Islam.

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta Didik diharapkan dapat menjelaskan pengertian Etika Pergaulan dalm Islam, Peserta Didik dapat Mengidenrifikasi macam-macam etika pergaulan, Peserta Didik dapat menjelaskan Etika Bergaul dengan yang lebih TuA, Teman Sebay, Yang Lebih Muda dan dengan Lawan Jenis,

#Minfull : Peserta didik mampu menjelaskan pengertian etika pergaulan dalam Islam serta menyadari pentingnya menjaga sikap, ucapan, dan perilaku ketika berinteraksi dengan orang lain sebagai bagian dari akhlak seorang Muslim.

#Maningfull : Peserta didik mampu mengidentifikasi macam-macam etika pergaulan dalam Islam dan menghubungkannya dengan pengalaman serta situasi yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun lingkungan masyarakat.

#Joyfull : Melalui kegiatan diskusi, studi kasus, bermain peran, dan refleksi, peserta didik mampu mempraktikkan etika pergaulan secara santun, percaya diri, dan menyenangkan, sehingga terbentuk kebiasaan menghargai, menghormati, dan menjaga perasaan orang lain.

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN: 
# Tahap 1:

Peserta didik diajak menyadari pentingnya etika pergaulan dalam Islam (Mindful), kemudian memahami dan mengidentifikasi berbagai macam etika pergaulan serta menghubungkannya dengan situasi nyata dalam kehidupan sehari-hari (Meaningful).  

# Tahap 2: 
Selanjutnya, peserta didik menganalisis dan menerapkan etika bergaul dengan orang yang lebih tua, teman sebaya, orang yang lebih muda, dan lawan jenis melalui diskusi, studi kasus, dan bermain peran.

# Tahap 3:
Proses pembelajaran dilaksanakan secara aktif, kolaboratif, menyenangkan, dan reflektif (Joyful), sehingga peserta didik tidak hanya mengetahui etika pergaulan, tetapi mampu membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud akhlak mulia seorang Muslim.

----------------------------------------

MATERI PEMBELAJARAN:
Nak, kita harus selalu ingat, bahwa Allah itu Khaliq, Allah Malik, Allah Roziq. 

Semua ketetapan yg hari ini kita terima adalah semua kehendak Allah SWT. Cuaca yg pans, Debu yang banyak, air yg sudah mulai kering, bencana alam yg ada dimana mana, musibah abu Vulcanik yg pernah kita alami semua adalah kehendak Allah. 

Bencana Alam yg datang adalah bentuk teguran atas kasih sayangnya Allah kepada hambanya. Hamba yg sadar akan kembali dan lebih dekat kepada Allah, namun hamba yg sombong akan semakin menjauh dari kuasaNya, mencela dan bahkan menyalahi alam sekitar. Oleh karena itu jangan pernah kita lalai atas apa yg Allah berikan kepada kita. 

Baik nak, urusan kita belajar hari ini, silahkan disimak materinya sebagai berikut:


Dalil Yg berkaitan dengan Etika Pergaulan:

MEDIA PEMBELAJARAN:
1. Leptop dan LCD
2. Smart TV
3. HP

ASESMENT:
1. Apa yang dimaksud dengan etika pergaulan dalam Islam? Jelaskan dengan menggunakan bahasa kalian sendiri!
2. Sebutkan empat macam etika pergaulan berdasarkan siapa yang menjadi lawan interaksi kita!
3. Ketika berbicara dengan guru, seorang siswa memotong pembicaraan dan berbicara dengan suara yang keras. Menurut kalian, apakah sikap tersebut sudah sesuai dengan etika pergaulan dalam Islam? Jelaskan alasannya dan bagaimana seharusnya sikap siswa tersebut!
4. Rani melihat temannya melakukan kesalahan. Beberapa teman lainnya justru menertawakan dan merendahkan teman tersebut. Apa yang sebaiknya dilakukan Rani berdasarkan etika pergaulan dalam Islam? Jelaskan nilai akhlak yang harus diterapkan!
5. Di era media sosial, seseorang dapat berinteraksi dengan teman, orang yang lebih tua, orang yang lebih muda, maupun lawan jenis tanpa bertemu secara langsung. Menurut pendapat kalian, bagaimana cara menerapkan etika pergaulan dalam Islam di media sosial? Berikan minimal 3 contoh perilaku yang dapat dilakukan!

KESIMPULAN MATERI:
Adapun Kesimpulannya sebagai berikut:


-------------------------------------
KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN:
1. Seluruh Peserta Didik Kelas 9A dan 9B telah memahami dengan baik tentang Pengertian Etika Pergaulan dalam Islam
2. 
Seluruh Peserta Didik Kelas 9A dan 9B mampu mengidentifikasi Etika Pergaulan dalam Islam dan menjelaskan macam-macam pergaulan dalam Islam.
3. Peserta Didik dapat menjelaskan dan menyebutkan contoh-contoh pergaulan dalam Islam
4. Kehadiran Peserta Didik:

  • Kelas 9A : Nihil
  • Kelas 9B : 1 Siswa tidak hadir (Izin) 

27 komentar:

  1. putri Nabila sari 9b
    Kesimpulan dari etika bergaul dengan orang yang lebih muda dan dengan lawan jenis adalah pentingnya menjaga batas, rasa hormat, dan norma kesopanan demi menciptakan hubungan yang sehat, aman, dan saling menghargai.
    Etika Bergaul dengan yang Lebih MudaMenunjukkan kasih sayang dan bimbingan: Bersikap sebagai teladan yang baik dan membimbing mereka dengan penuh kelembutan.Menghargai dan bersikap santun: Berbicara dengan bahasa yang sopan, ramah, dan tidak meremehkan usia atau pengalaman mereka.
    Etika Bergaul dengan Lawan JenisMenjaga batasan (jarak aman): Menghindari tindakan atau situasi yang berpotensi menimbulkan fitnah atau kesalahpahaman, seperti berdua-duaan (khalwat) di tempat sepi.

    BalasHapus
  2. nabilah hairunnisa 9B
    Kesimpulan :
    Etika pergaulan adalah aturan berinteraksi dengan orang lain sesuai ajaran Islam agar tercipta hubungan yang baik.
    Poin utama:
    1. Kepada yang lebih tua: Hormat, santun, dan taat.
    2. Kepada teman sebaya: Saling menghargai, tidak mengejek, dan saling membantu.
    3. Kepada yang lebih muda: Sayang, membimbing, dan memberi contoh baik.
    4. Kepada lawan jenis: Jaga adab, batas, dan berpakaian syar’i.

    Dasar: QS. Al-Hujurat: 11 → Dilarang saling merendahkan dan mengejek.

    BalasHapus
  3. Zivana Azolla 9A
    Kesimpulan :
    Materi ini menekankan pentingnya menjaga adab dan kesopanan dalam berinteraksi sosial sesuai panduan Islam. Inti utamanya adalah menghormati orang yang lebih tua, menghargai sesama teman sebaya, menyayangi dan membimbing orang yang lebih muda, serta menjaga batasan dan norma syariat saat bergaul dengan lawan jenis demi menciptakan keharmonisan masyarakat.

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. m.rubby rielos pratama 9a
    kesimpulan
    dari etiku bergaul dengan orang yang lebih muda dan dengan lawan jenis adalah pentingnya menjaga batas, rasa hormat, dan norma kesopanan demi menciptakan hubungan yang sehat, aman, dan saling menghargai.
    Etika Bergaul dengan yang Lebih MudaMenunjukkan kasih sayang dan bimbingan: Bersikap sebagai teladan yang baik dan membimbing mereka dengan penuh kelembutan.Menghargai dan bersikap santun: Berbicara dengan bahasa yang sopan, ramah, dan tidak meremehkan usia atau pengalaman mereka.
    Etika Bergaul dengan Lawan JenisMenjaga batasan (jarak aman): Menghindari tindakan atau situasi yang berpotensi menimbulkan fitnah atau kesalahpahaman, seperti berdua-duaan (khalwat) di tempat sepi.

    BalasHapus
  6. M. Alfathama Dante Saputra 9B

    Kesimpulannya

    Etika pergaulan adalah aturan atau sikap yang baik dalam berinteraksi dengan orang lain. Dalam Islam, pergaulan harus didasari sopan santun, saling menghormati, menjaga ucapan, dan tidak merendahkan orang lain.
    Dengan orang yang lebih tua: menghormati, sopan, meminta izin, mendengarkan nasihat, dan rendah hati.
    Dengan teman sebaya: saling menghargai, tidak mengejek, menjaga rahasia, membantu, meminta maaf, dan tidak iri.
    Dengan yang lebih muda: menyayangi, membimbing, memberi contoh baik, membantu kesulitan, dan tidak memanfaatkan kelemahannya.
    Dengan lawan jenis: menjaga sopan santun, pandangan, pergaulan, pakaian sesuai syariat, serta menghindari khalwat.

    Semua pergaulan harus menghindari penghinaan dan merendahkan orang lain, sesuai pesan QS. Al-Hujurat ayat 11.

    BalasHapus
  7. Pangeran Jagad Raya 9 B
    Kesimpulan:
    etika bergaul adalah aturan atau sikap yang baik dalam berinvestasi dengan orang lain. Dalam Islam, pergaulan harus didasari oleh sopan santun, saling menghormati satu sama lain, menjaga lisan, dan tidak merendahkan siapapun.
    Dengan orang yang lebih tua: saling menghormati, sopan santun, dan rendah hati.
    Dengan teman sebaya: saling menghargai, tidak mengejek satu sama lain, dan minta maaf jika ada salah.
    Dengan orang yang lebih muda: menyayangi, membimbing, dan memberi contoh yang baik.
    Dengan lawan jenis: menjaga sopan santun, pandangan, dan tetap memakai pakaian sesuai syariat.

    BalasHapus
  8. M. Naufal Abiyyu Z. 9A
    Kesimpulannya:
    Etika bergaul mengajarkan kita untuk selalu menjaga sikap, menghormati orang lain, dan memahami batasan dalam pergaulan. Dengan yang lebih muda kita harus menyayangi dan membimbing, sedangkan dengan lawan jenis kita perlu menjaga jarak dan kesopanan agar pergaulan tetap sehat, aman, dan saling menghargai.

    BalasHapus

  9. Etika pergaulan adalah sikap hormat, santun, dan tolong-menolong sesuai kedudukan orangnya agar tercipta kerukunan sesuai nilai agama dan norma.

    BalasHapus
  10. navara azka wijayanto 9b
    ini menjelaskan pentingnya adan dan sopan santun saat berhadapan dengan seorang yang lebih tua maupun yang lebih muda

    BalasHapus
  11. Masayu Soraya Janeeta 9B

    kesimpulan : Etika pergaulan dalam Islam mengajarkan kita untuk berinteraksi dengan orang lain dengan sopan, santun, saling menghormati, dan menjaga batasan. Kita harus menghindari perbuatan seperti berkata kasar, menghina, berbohong, dan menyebarkan aib. Dengan menerapkan etika pergaulan sesuai ajaran Islam, hubungan dengan sesama menjadi lebih harmonis, aman, dan penuh kasih sayang.

    BalasHapus
  12. M Afkhar Rafif Gusni (9a)

    Etika bergaul itu intinya adalah aturan atau sikap baik waktu kita interaksi sama orang lain. Dalam Islam, pergaulan itu wajib didasari rasa sopan santun, saling menghargai, menjaga omongan, dan nggak merendahkan sesama.

    BalasHapus
  13. Rifat Fadhil Al Azzam (9a)
    Etika bergaul pada dasarnya adalah aturan dan sikap yang baik ketika kita berinteraksi dengan orang lain. Dalam Islam, pergaulan harus didasari oleh sopan santun, saling menghargai, menjaga ucapan, serta tidak merendahkan atau menyakiti perasaan orang lain. Selain itu, kita juga perlu bersikap ramah, menghormati perbedaan, dan menjaga hubungan baik dengan sesama agar tercipta suasana pergaulan yang nyaman dan harmonis.

    BalasHapus
  14. Cantika Anindia 9B

    Etika pergaulan adalah pedoman berperilaku baik saat berinteraksi. Dalam Islam, berlandaskan sopan santun, saling hormat, menjaga tutur kata, dan tidak merendahkan orang lain.

    - Lebih tua: hormat, sopan, minta izin, dengarkan nasihat, rendah hati.
    - Sebaya: saling menghargai, tidak mengejek, jaga rahasia, saling bantu, tidak iri.
    - Lebih muda: sayangi, bimbing, beri teladan baik, bantu kesulitan, jangan manfaatkan kelemahan.
    - Lawan jenis: jaga kesopanan, pandangan, pergaulan, pakaian syariat, hindari khalwat.

    Hindari penghinaan dan merendahkan orang lain — sesuai QS. Al-Hujurat ayat 11.

    BalasHapus
  15. yasmine laila shalma 9B

    kesimpulannya :
    etika pergaulan dalam Islam mengatur tata cara berinteraksi sehari-hari berdasarkan nilai kebaikan, sopan santun, dan batasan syariat yang disesuaikan dengan siapa kita berinteraksi

    BalasHapus
  16. Revita Gunawan Putri 9A
    Etika pergaulan adalah aturan atau sikap yang baik dalam berinteraksi dengan orang lain. Dalam Islam, pergaulan harus didasari sopan santun, saling menghormati, menjaga ucapan, dan tidak merendahkan orang lain.Etika Bergaul dengan yang Lebih MudaMenunjukkan kasih sayang dan bimbingan: Bersikap sebagai teladan yang baik dan membimbing mereka dengan penuh kelembutan.Menghargai dan bersikap santun: Berbicara dengan bahasa yang sopan, ramah, dan tidak meremehkan usia atau pengalaman mereka.
    Etika Bergaul dengan Lawan JenisMenjaga batasan (jarak aman): Menghindari tindakan atau situasi yang berpotensi menimbulkan fitnah atau kesalahpahaman, seperti berdua-duaan (khalwat) di tempat sepi.

    BalasHapus
  17. Nabila Eka Septiani 9B

    Kesimpulan:
    Etika pergaulan dalam Islam mengajarkan kita untuk memperlakukan orang lain dengan sikap sopan, baik, dan penuh rasa hormat serta tetap menjaga batas dalam bergaul. Kita juga perlu menjauhi perilaku buruk seperti berbicara kasar, merendahkan orang lain, berbohong, dan membuka aib. Jika etika pergaulan diterapkan sesuai dengan ajaran Islam, hubungan antarsesama akan menjadi lebih rukun, nyaman, dan saling menyayangi.

    BalasHapus
  18. Puncak Iffat Altamis 9A
    etika bergaul merupakan panduan bersikap saat berinteraksi dengan sesama. Ajaran Islam menekankan pentingnya menjaga kesantunan, rasa saling menghormati, tutur kata yang baik, serta menghindarkan diri dari sifat meremehkan orang lain.

    BalasHapus
  19. M ghaisan abqory 9B
    Kesimpulan:
    Etika bergaul adalah aturan dan sikap baik dalam berhubungan dengan sesama. Dalam Islam, pergaulan dibangun di atas dasar kesopanan, saling menghormati, menjaga perkataan, dan tidak merendahkan orang lain.
    - Kepada yang lebih tua: bersikap hormat, sopan, dan rendah hati.
    - Kepada teman sebaya: saling menghargai, tidak mengejek, dan meminta maaf jika berbuat salah.
    - Kepada yang lebih muda: menyayangi, membimbing, dan memberi teladan yang baik.
    - Kepada lawan jenis: menjaga kesopanan, mengatur pandangan, dan berpakaian sesuai syariat.

    BalasHapus
  20. Zahra aurariana 9B
    Kesimpulannya:

    Etika Pergaulan:

    - Norma berperilaku menurut Islam, bertujuan hidup rukun & damai.

    - Dgn yang lebih tua: Hormat & santun.

    - Dgn sebaya: Saling menghargai, jujur & saling bantu.

    - Dgn yang lebih muda: Menyayangi & membimbing.

    - Dgn lawan jenis: Menjaga sopan santun & kehormatan diri.

    - Berlandaskan Al-Qur'an (QS. Al-Hujurat:11) larangan merendahkan orang lain.

    BalasHapus
  21. Syafa azalwa ramadina 9a
    etika dalam bergaul adalah cara memperlakukan orang lain dengan baik dan benar,
    seperti:mendengarkan dia ketika lgi berbicara, saling membantu, menghargai privasi atau batasan

    BalasHapus
  22. Niken Keira Kasih 9A

    Kesimpulan:
    Etika bergaul adalah sikap saling menghormati, menghargai, dan menjaga perilaku dalam berinteraksi dengan orang lain. Dalam Islam, kita diajarkan untuk berbuat baik, berkata sopan, menjaga perasaan, dan menghormati sesama. Dengan menerapkan etika yang baik sesuai ajaran Islam, hubungan dengan orang lain menjadi lebih harmonis dan penuh kebaikan.

    BalasHapus
  23. M dhafie dipanagara 9B

    kesimpulan
    Etika pergaulan adalah aturan atau sikap yang baik dalam berinteraksi dengan orang lain. Dalam Islam, pergaulan harus didasari sopan santun, saling menghormati, menjaga ucapan, dan tidak merendahkan orang lain.
    Dengan orang yang lebih tua: menghormati, sopan, meminta izin, mendengarkan nasihat, dan rendah hati. Dengan teman sebaya: saling menghargai, tidak mengejek, menjaga rahasia, membantu, meminta maaf, dan tidak iri.
    Dengan yang lebih muda: menyayangi, membimbing, memberi contoh baik, membantu kesulitan, dan tidak memanfaatkan kelemahannya.
    Dengan lawan jenis: menjaga sopan santun, pandangan, pergaulan, pakaian sesuai syariat, serta menghindari khalwat.

    BalasHapus
  24. 1. Etika pergaulan dalam Islam adalah cara bergaul yang sopan, baik, dan sesuai ajaran Islam.


    2.

    Dengan orang tua

    Dengan guru/orang lebih tua

    Dengan teman sebaya

    Dengan lawan jenis



    3. Tidak sesuai, karena memotong pembicaraan dan berbicara keras. Seharusnya mendengarkan dan berbicara dengan sopan.


    4. Rani sebaiknya tidak ikut mengejek, tetapi menasihati dan membantu temannya. Nilainya adalah saling menghargai, menolong, dan tidak menghina.


    5.

    Berbicara dengan sopan.

    Tidak menyebarkan hoaks.

    Tidak menghina atau mengejek.

    Menjaga batas pergaulan dengan lawan jenis.

    BalasHapus
  25. Mutiara 9B
    Kesimpulan:

    Etika bergaul dengan orang tua adalah dengan menghormati, menyayangi, berbicara dengan sopan, menaati nasihat yang baik, serta membantu mereka. Kita juga harus menjaga sikap dan tidak berkata kasar, karena menghormati orang tua merupakan bentuk rasa terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanan mereka.

    BalasHapus
  26. Raisa Latifa Aurelia 9B

    Kesimpulan:
    Etika pergaulan dalam Islam mengajarkan kita untuk saling menghormati, menyayangi, dan menjaga sikap serta perkataan dalam berinteraksi dengan orang lain. Kita harus menghormati yang lebih tua, menyayangi dan membimbing yang lebih muda, menghargai teman sebaya, serta menjaga adab ketika bergaul dengan lawan jenis sesuai batasan agama. Dengan menerapkan etika pergaulan, kita dapat menciptakan hubungan yang harmonis, sopan, dan penuh kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

    BalasHapus
  27. Nada Qaribu Anshori 9B

    Kesimpulan:
    Etika pergaulan dalam Islam adalah aturan dan sikap yang mengatur hubungan seseorang dengan orang lain berdasarkan ajaran Al-Qur’an dan Hadis. Pergaulan harus dilakukan dengan sopan, saling menghormati, menjaga batasan, serta menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Macam-macam pergaulan dapat meliputi pergaulan dengan keluarga, teman sebaya, lawan jenis, dan masyarakat. Dengan menerapkan etika pergaulan Islam, kehidupan menjadi lebih harmonis, aman, saling menghargai.

    BalasHapus

SENIN 13 SEPTEMBER 2026 - KELAS 9A & 9B - ETIKA PERGAULAN DALAM ISLAM (Pengertian dan macam-macam pergaulan)

IDENTITAS: NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI HARI/TGL : SENIN, 13 SEPTEMBER 2...