NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SENIN, 2 NOVEMBER 2026
FASE/KELAS : D/9A & 9B
JUDUL MATERI : BERSYUKUR DENGAN AKIKAH, PEDULI SESAMA DENGAN BERKURBAN (Pengertian dan Ketentuan Aqiqah dan Qurban)
PERTEMUAN KE : 18
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Pada akhir Fase D, peserta didik diharapkan mampu memahami ketentuan ibadah dalam Islam, termasuk penyembelihan hewan, aqiqah, dan kurban, serta mengamalkan nilai-nilai ibadah tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik mampu memahami bahwa aqiqah dan kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah Swt. sekaligus sarana menumbuhkan rasa syukur, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu menjelaskan pengertian aqiqah dan kurban dengan benar, dasar hukum pelaksanaan aqiqah dan kurban berdasarkan Al-Qur'an dan hadis, mengidentifikasi ketentuan, waktu, serta syarat hewan aqiqah dan kurban, menjelaskan tata cara pembagian daging aqiqah dan kurban, menganalisis hikmah pelaksanaan aqiqah dan kurban dalam kehidupan sehari-hari, dan menunjukkan sikap bersyukur, ikhlas, peduli, dan gemar berbagi sebagai penerapan nilai-nilai ibadah.
1. Memahami (Mindful Learning)
Peserta didik menyadari bahwa aqiqah dan kurban merupakan bentuk ketaatan kepada Allah Swt.
2. Mengaplikasikan (Meaningful Learning)
Peserta didik menghubungkan ibadah kurban dengan kepedulian sosial dan kehidupan masyarakat.
3. Merefleksikan (Joyful dan Reflective Learning)
Peserta didik belajar melalui diskusi kelompok, pengamatan gambar, dan presentasi.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:
# Tahap 1: Pembukaan
- Salam, doa, presensi, apersepsi materi penyembelihan hewan, dan pertanyaan pemantik.
# Tahap 2: Memahami
- Guru menjelaskan pengertian, hukum, dalil, ketentuan aqiqah dan kurban. Peserta didik membaca dan mengamati gambar.
# Tahap 3: Mengaplikasikan
- Peserta didik bekerja dalam kelompok membandingkan aqiqah dan kurban serta menyelesaikan studi kasus.
# Tahap 4: Merefleksi
- Peserta didik menyampaikan pelajaran yang diperoleh dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.
# Tahap 4: Merefleksi
- Kesimpulan, evaluasi, doa, dan salam.
----------------------------------------
MATERI PEMBELAJARAN:
Selamat pagi Anak-anak hebat, kita harus selalu ingat, bahwa Allah itu maha segalanya, mempunyai kuasa atas segalanya, dijuluki sebagai sang Khaliq, Allah Malik, Allah Roziq.
Semua ketetapan yg hari ini kita terima adalah semua kehendak Allah SWT. Cuaca yg pans, Debu yang banyak, air yg sudah mulai kering, bencana alam yg ada dimana mana, musibah abu Vulcanik yg pernah kita alami semua adalah kehendak Allah.
Bencana Alam yg datang adalah bentuk teguran atas kasih sayangnya Allah kepada hambanya. Hamba yg sadar akan kembali dan lebih dekat kepada Allah, namun hamba yg sombong akan semakin menjauh dari kuasaNya, mencela dan bahkan menyalahi alam sekitar. Oleh karena itu jangan pernah kita lalai atas apa yg Allah berikan kepada kita.
Oke nak Sholeh/sholehah, hari ini kita akan mempelajari tentang Ketentuan Aqiqah dan Qurban, sekarang perhatikan pertanyaan ini?
Pertanyaan pemantik:
- Mengapa Allah Swt. memerintahkan manusia untuk bersyukur?
- Apa hubungan antara aqiqah dan rasa syukur?
- Mengapa ibadah kurban mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama?
- Apakah berbagi harus menunggu kita menjadi orang kaya?
- Dan mengapa Islam sangat mengatur urusan segala apa yang akan kita makan?
Simak Video Berikut:
1. PENGERTIAN AQIQAH
Aqiqah adalah penyembelihan hewan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah Swt. atas kelahiran seorang anak. Aqiqah merupakan salah satu bentuk ibadah yang mengandung nilai syukur, ketaatan, dan kepedulian sosial.
a. Hukum Aqiqah
Hukum aqiqah adalah sunnah muakkadah, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan bagi orang tua yang memiliki kemampuan.
b. Ketentuan Aqiqah
- Dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran anak.
- Anak laki-laki disunnahkan diaqiqahi dengan dua ekor kambing.
- Anak perempuan disunnahkan diaqiqahi dengan satu ekor kambing.
- Hewan yang digunakan harus memenuhi syarat hewan yang layak untuk disembelih.
- Daging aqiqah dianjurkan dibagikan dalam keadaan sudah dimasak kepada keluarga, tetangga, dan orang yang membutuhkan.
Keterangan:
Apabila orang tua belum mampu melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh, pelaksanaannya dapat dilakukan ketika sudah memiliki kemampuan.
c. Dalil tentang Aqiqah
Rasulullah saw. bersabda:
مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ
Artinya: "Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan An-Nasa'i).
Keterangan:
Hadis ini menjelaskan tentang anjuran melaksanakan aqiqah sebagai bentuk ibadah atas kelahiran seorang anak.
d. Hikmah Aqiqah
- Sebagai wujud rasa syukur kepada Allah Swt.
- Mengikuti sunnah Rasulullah saw.
- Mempererat tali silaturahmi.
- Berbagi kebahagiaan dengan keluarga dan masyarakat.
- Menumbuhkan kepedulian kepada sesama.
2. PENGERTIAN QURBAN
Kurban adalah ibadah menyembelih hewan ternak tertentu pada hari raya Iduladha dan hari-hari tasyrik sebagai bentuk ketaatan dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Kurban berasal dari kata qaruba yang berarti dekat. Dengan demikian, kurban merupakan ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Silahkan kalian buka Surat Al Kautsar (Q.S. Al-Kautsar: 1–2).
Pesan ayat: Allah Swt. memerintahkan manusia untuk bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya melalui ibadah salat dan kurban.
c. Waktu Pelaksanaan Kurban
Pelaksanaan kurban dilakukan pada:
- 10 Dzulhijjah, yaitu Hari Raya Iduladha, setelah salat Iduladha.
- 11 Dzulhijjah.
- 12 Dzulhijjah.
- 13 Dzulhijjah.
Keterangan:
Tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah disebut hari tasyrik.
d. Jenis Hewan Kurban:
e. Syarat Hewan Kurban
Hewan yang digunakan untuk kurban harus memenuhi ketentuan berikut:
- Termasuk hewan ternak yang disyariatkan, seperti kambing, domba, sapi, atau unta. Mencapai usia minimal:
- Kambing: 1 tahun.
- Domba: 6 bulan (dengan ketentuan fikih tertentu).
- Sapi: 2 tahun.
- Unta: 5 tahun.
- Tidak memiliki cacat berat, seperti buta sebelah yang jelas, sakit yang nyata, pincang yang nyata, atau sangat kurus hingga tidak memiliki sumsum tulang.
- Disembelih sesuai ketentuan syariat Islam.
- Dilaksanakan pada waktu yang telah ditentukan.
f. Ketentuan Jumlah Orang dalam Berkurban
- Seekor kambing atau domba untuk satu orang yang berkurban.
- Seekor sapi dapat digunakan untuk tujuh orang yang berkurban.
- Seekor unta dapat digunakan untuk tujuh orang yang berkurban menurut ketentuan fikih yang umum diajarkan.
g. Pembagian Daging Kurban
Daging kurban dapat dibagikan kepada:
- Orang yang berkurban dan keluarganya.
- Tetangga dan masyarakat sekitar.
- Fakir miskin dan orang yang membutuhkan.
Keterangan:
Dalam pembagian yang dianjurkan, daging kurban dibagi menjadi tiga bagian, yaitu untuk diri sendiri, hadiah, dan sedekah. Namun, pembagian sepertiga-sepertiga bukan ketentuan wajib yang harus selalu sama persis. Daging kurban tidak boleh diperjualbelikan oleh orang yang berkurban.
3. PERBEDAAN AQIQAH DAN QURBAN
Aspek Aqiqah Kurban
- Pengertian Syukur atas kelahiran anak # Mendekatkan diri kepada Allah
- Hukum Sunnah muakkadah # Sunnah muakkadah menurut jumhur
- Waktu Dianjurkan hari ke-7 # 10–13 Dzulhijjah
- Hewan Kambing atau domba # Kambing, domba, sapi, unta
- Tujuan Syukur atas kelahiran # Taat dan mendekatkan diri kepada Allah
- Pembagian Dianjurkan dalam keadaan dimasak # Umumnya dibagikan dalam keadaan mentah
4. HIKMAH dan Nilai Pendidikan dari Aqiqah dan Kurban
Aqiqah dan kurban memberikan banyak pelajaran dalam kehidupan seorang muslim.
- Menumbuhkan rasa syukur = Kita menyadari bahwa semua nikmat berasal dari Allah Swt. sehingga harus digunakan untuk kebaikan.
- Melatih keikhlasan = Ibadah dilakukan semata-mata karena Allah, bukan untuk mendapatkan pujian manusia.
- Menumbuhkan kepedulian sosial =Melalui pembagian daging, kita belajar memperhatikan orang-orang yang membutuhkan.
- Mempererat persaudaraan = Kegiatan aqiqah dan kurban dapat mempererat hubungan keluarga, tetangga, dan masyarakat.
- Belajar pengorbanan = Kisah Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. mengajarkan ketaatan, kesabaran, dan keikhlasan kepada Allah Swt.
Jawablah pertanyaan berikut:
- Jelaskan pengertian aqiqah dan kurban!
- Sebutkan tiga perbedaan antara aqiqah dan kurban!
- Jelaskan ketentuan jumlah hewan aqiqah untuk anak laki-laki dan perempuan!
- Sebutkan empat jenis hewan yang dapat digunakan untuk kurban!
- Jelaskan tiga hikmah yang dapat diambil dari pelaksanaan aqiqah dan kurban dalam kehidupan sehari-hari!
KESIMPULAN PEMBELAJARAN
Aqiqah dan kurban merupakan dua ibadah yang mengajarkan umat Islam untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Swt. Aqiqah merupakan bentuk rasa syukur atas kelahiran seorang anak, sedangkan kurban merupakan bentuk ketaatan dan pendekatan diri kepada Allah Swt. sekaligus sarana berbagi kepada sesama.
Dari kedua ibadah tersebut, kita belajar bahwa:
- Bersyukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui perbuatan.
- Beribadah harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah Swt.
- Kebahagiaan akan semakin bermakna apabila kita mau berbagi dengan orang lain.
- Kepedulian kepada sesama merupakan salah satu bentuk pengamalan ajaran Islam.
PENUTUP DAN DOA
Anak-anakku ketauhilah ibadah aqiqah dan kurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang membangun karakter seorang muslim yang taat, ikhlas, bersyukur, dan peduli kepada sesama. dan mari pembelajaran kita ditutup dengan berdoa