NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SENIN, 31 AGUSTUS 2026
FASE/KELAS : D/9A & 9B
JUDUL MATERI : MEYAKINI HARI AKHIR DENGAN MAWAS DIRI (Macam-macam hari Akhir dan Perbedannya, Tanda-tanda hari Akhir, Rangkaian Kehidupan setelah Kematian dan Hikmah kepada Hari Akhir)
PERTEMUAN KE : 7
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta Didik mampu menyebutkan Macam-hari akhir dan Perbedaanya, Peserta Didik mampu menyebutkan Tahapan Kehidupan setelah kematian dan Peserta Didik mampu memahami Hikmah beriman kepada Hari Akhir
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta Didik diharapkan dapat menyebutkan Macam-hari akhir dan Perbedaanya, Peserta Didik dapat menyebutkan Tahapan Kehidupan setelah kematian dan Peserta Didik mampu memahami Hikmat beriman kepada Hari Akhir
#Minfull : Peserta didik menyadari bahwa iman kepada Hari Akhir merupakan bagian dari rukun iman yang harus diyakini, kemudian mampu menyebutkan macam-macam dan perbedaan hari akhir setelah mendengarkan penjelasan dari Guru.
#Maningfull : Peserta didik mengkaji Tahapan Kehidupan setelah kematian sampai pada Kehidupan dialam Akhirat dengan mengaitkan kehidupan sehari-hari sehingga pembelajaran tidak hanya berupa hafalan.
#Joyfull : Peserta didik mengikuti pembelajaran melalui diskusi dan kuis sehingga tumbuh kesadaran dan mengetahui Hikmat tentang beriman kepada hari akhir serta mendorong mereka untuk berperilaku lebih bertanggung jawab dan berbuat baik.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi.
# Tahap 2:
Guru menampilkan gambar berkaitan dengan Perbedaan Kiamat Sughro dan Kubro, kemudian memberikan contoh terhadap kejadian-kejadian saat ini di sekitar kita.
# Tahap 3:
Peserta didik mengikuti kuis dan menyebutkan Hikmat beriman kepada hari akhir kemudian membuat komitmen sederhana untuk meningkatkan amal saleh dan menjauhi perbuatan buruk.
----------------------------------------
MATERI PEMBELAJARAN:
Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:
1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang Lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan
2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT.
3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka jangan pernah kita lalai dengan Apa yg telah Allah beri kepada kita, harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin
Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:
MEDIA PEMBELAJARAN/ALAT PERAGA:
1. Leptop
2. LCD dan
3. Video Simulasi terjadinya Kiamat Sugro dan Kubro
ASESMENT :
- A. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit.
- B. Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban.
- C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk.
Analisislah mana yang termasuk kiamat sugra dan mana yang termasuk kiamat kubra! Jelaskan alasanmu dan apa perbedaan mendasar antara keduanya.
2. Seorang siswa mengetahui bahwa semua perbuatannya akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Ketika tidak ada guru yang melihat, ia tetap memilih untuk tidak menyontek meskipun teman-temannya melakukannya.
Menurut pendapatmu, bagaimana keimanan kepada hari akhir dapat mendorong siswa tersebut bersikap jujur? Jelaskan dengan menghubungkan keyakinan kepada hari akhir dengan konsep tanggung jawab dan balasan amal.
Analisislah perbedaan sikap kedua orang tersebut berdasarkan iman kepada hari akhir. Menurutmu, bagaimana keyakinan kepada hari akhir dapat membentuk seseorang menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati dalam bertindak?
1. Alhamdulillah pembelajaran di kelas 9A dan 9B berjalan dengan baik dan lancar, tidak ada materi yang tertinggal, semua sudah tersampaikan.
2. Peserta Didik Kelas 9A dan 9B seluruhnya sudah dapat menjelaskan tentang perbedaan Kiamat Qubro dan Sughro
4. Peserta Didik Kelas 9A dan 9D sudah dapat menyebutkan Hikmah beriman kepada Hari Akhir dengan baik dan benar
5. Kehadiran Kelas 9A hanya 2 yang tidak masuk karena sakit
6. Kehadiran Kelas 9B hanya 3 yang tidak masuk karena sakit.
Masayu Soraya Janeeta 9B
BalasHapusJawaban :
1. Peristiwa A dan B merupakan kiamat sugra karena kehancurannya bersifat lokal dan kehidupan dunia masih berlanjut, sedangkan peristiwa C adalah kiamat kubra karena menghancurkan seluruh alam semesta secara total. Perbedaan mendasarnya : kiamat sugra menimpa sebagian makhluk atau wilayah secara bertahap, sementara kiamat kubra memusnahkan seluruh ciptaan sekaligus untuk mengakhiri kehidupan dunia.
2. Pengaruh Iman Hari Akhir terhadap kejujuran Siswa
Siswa tersebut bisa tetap jujur karena ia yakin Allah Maha Melihat, jadi ia merasa selalu diawasi walaupun guru tidak ada di kelas. Ia tahu bahwa nanti di hari akhir, semua perbuatannya termasuk menyontek atau jujur akan dihitung dan dimintai pertanggungjawaban. Bagi dia, dapat nilai bagus dari menyontek itu cuma senangnya sebentar di dunia tetapi dapat bikin dosa, sedangkan jujur akan mendapat pahala dan balasan kebaikan dari Allah di akhirat nanti.
3. Orang pertama hanya mau berbuat baik kalau dilihat orang lain, sedangkan orang kedua tetap berbuat baik karena yakin Allah selalu melihatnya. Keyakinan pada hari akhir bisa membuat kita lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati karena kita tahu tidak ada perbuatan yang tersembunyi. Sekecil apa pun kebaikan atau kejahatan yang kita lakukan, semuanya pasti akan dicatat dan mendapat balasan yang adil dari Allah di akhirat nanti.
Flavio aufaa m (9A)
BalasHapus1.
A termasuk kiamat sugra, karena kematian seseorang merupakan berakhirnya kehidupan bagi orang tersebut.
B termasuk kiamat sugra, karena gempa bumi hanya menyebabkan kehancuran di suatu wilayah dan tidak mengakhiri seluruh kehidupan.
C termasuk kiamat kubra, karena kiamat kubra adalah hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk.
Perbedaannya: Kiamat sugra adalah kiamat kecil, seperti kematian atau bencana. Sedangkan kiamat kubra adalah kiamat besar yang menghancurkan seluruh alam semesta dan menjadi akhir kehidupan dunia.
2.
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa tersebut sadar bahwa semua perbuatannya diketahui Allah dan akan dipertanggungjawabkan. Walaupun guru tidak melihat, ia tetap tidak menyontek karena yakin bahwa setiap amal akan mendapat balasan. Karena itu, ia memilih bersikap jujur.
3.
Orang pertama tidak berbuat baik karena merasa tidak ada yang melihat. Sedangkan orang kedua tetap berbuat baik karena yakin Allah selalu mengetahui perbuatannya dan semua amal akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Jadi, keimanan kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih bertanggung jawab dan rajin melakukan kebaikan.
Zivana Azolla (9A)
BalasHapus1. Analisis Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra
Analisis & Alasan:
A. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit: Termasuk Kiamat Sugra (kiamat kecil). Alasan: Merupakan kematian individu yang mengakhiri kehidupan satu orang saja di dunia.
B. Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban: Termasuk Kiamat Sugra (kiamat kecil). Alasan: Merupakan bencana alam yang merusak sebagian wilayah dan mengakhiri hidup sebagian orang, tetapi belum memusnahkan seluruh alam semesta.
C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk: Termasuk Kiamat Kubra (kiamat besar). Alasan: Merupakan kehancuran total seluruh alam semesta beserta beginsnya kehidupan dunia secara menyeluruh.
2. Pengaruh Keimanan pada Hari Akhir terhadap Sikap Jujur
Konsep Tanggung Jawab (Muraqabah & Yaumul Hisab): Keimanan pada hari akhir menanamkan kesadaran bahwa Allah Maha Melihat (Al-Basir) dan setiap perbuatan—baik yang tersembunyi maupun terbuka—akan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid untuk dipertanggungjawabkan di Yaumul Hisab (hari perhitungan). Siswa menyadari bahwa ketiadaan pengawasan guru tidak menghilangkan pengawasan Allah.
Konsep Balasan Amal (Yaumul Jaza'): Siswa meyakini bahwa kejujuran akan membuahkan pahala dan surga, sedangkan kecurangan (menyontek) merupakan dosa yang akan memicu kehinaan atau siksa di akhirat. Keyakinan ini mendorongnya memilih hasil yang adil dari usahanya sendiri demi keselamatan akhiratnya.
3. Analisis Sikap dan Pembentukan Pribadi Berdasarkan Iman Hari Akhir
Perbedaan Sikap Kedua Orang:
Orang Pertama: Berorientasi pada pandangan manusia (bersifat egois dan oportuntis). Tanpa pengawasan sosial, ia kehilangan dorongan moral untuk berbuat baik karena tidak meyakini adanya pertanggungjawaban di masa depan.
Orang Kedua: Berorientasi pada ketauhidan dan kesadaran akhirat. Ia memiliki integritas tinggi karena yakin bahwa Allah selalu mengawasi dan seluruh amalnya akan dihisab kelak.
Pangeran Jagad Raya 9 B
BalasHapusJawaban:
1. Peristiwa A Dan B merupakan peristiwa kiamat sugra karena kehancuran saat masih kehidupan dunia masih berlanjut, sementara peristiwa C Adalah kiamat kubra karena sudah menghancurkan seluruh alam semesta.
2. Pengaruh iman hari akhir terhadap kejujuran seorang siswa
Karena siswa tersebut bisa berperilaku jujur karena ia mengetahui bahwa Allah Maha Melihat jadi ia merasa selalu di awasi oleh Allah SWT walaupun guru sedang tidak melihat di kelas pada saat itu, Dan dia juga tahu bahwa nanti di hari akhir semua perbuatannya akan dihitung dan dimintai pertanggungjawabannya
3. Analisis perbedaan sikap :
Orang Pertama ( Orientasi Manusia ) : sikap ini menunjukkan kelalaian terhadap iman hari akhir. Kebaikan hanya dilakukan jika ada pujian atau pengawasan dari sesama manusia
Orang Kedua ( Orientasi Akhir) : sikap ini mencerminkan fungsi iman hari akhir yang sejati. Ia menyadari adanya pengawasan mutlak dari Allah SWT ( Ihsan ) dan kepastian adanya hari pembalasan.
M.Lingga Argani Al-Husein 9a
BalasHapus1.
A dan B termasuk kiamat sugra, sedangkan C termasuk kiamat kubra.
A termasuk kiamat sugra karena berupa kematian seseorang. B juga kiamat sugra karena gempa hanya terjadi di wilayah tertentu dan tidak menghancurkan seluruh alam. Sedangkan C termasuk kiamat kubra karena menghancurkan seluruh alam semesta dan mengakhiri kehidupan seluruh makhluk. Perbedaannya, kiamat sugra hanya terjadi pada sebagian makhluk atau wilayah, sedangkan kiamat kubra mengakhiri seluruh kehidupan di dunia.
2.
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa tersebut sadar bahwa semua perbuatannya akan diketahui Allah dan dipertanggungjawabkan di akhirat. Walaupun tidak ada guru yang melihat, ia tetap tidak menyontek karena yakin bahwa setiap perbuatan akan mendapat balasan. Karena itu, ia memilih untuk bersikap jujur dan menghindari dosa.
3.
Orang pertama hanya berbuat baik ketika ada yang melihat, sedangkan orang kedua tetap berbuat baik karena yakin bahwa Allah selalu mengetahui semua perbuatannya. Keimanan kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati karena ia sadar bahwa setiap perbuatan akan dicatat dan dipertanggungjawabkan di akhirat.
Raisa Latifa Aurelia 9B
BalasHapus1. A. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit → Kiamat Sugra.
Alasannya, kematian seseorang merupakan berakhirnya kehidupan di dunia bagi individu tersebut, tetapi kehidupan makhluk lain masih tetap berlangsung.
B. Gempa bumi yang menyebabkan banyak korban → Kiamat Sugra.
Alasannya, gempa bumi merupakan salah satu peristiwa bencana yang dapat menyebabkan kematian dan kerusakan, tetapi belum mengakhiri seluruh kehidupan di dunia.
C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk → Kiamat Kubra.
Alasannya, kiamat kubra adalah kiamat besar yang menandai berakhirnya seluruh kehidupan di dunia dan kehancuran alam semesta.
Perbedaan mendasarnya:
Kiamat sugra adalah kiamat kecil yang terjadi pada sebagian kehidupan, seperti kematian seseorang atau bencana. Sedangkan kiamat kubra adalah kiamat besar yang menghancurkan seluruh alam semesta dan mengakhiri kehidupan seluruh makhluk di dunia.
2. Keimanan kepada hari akhir mendorong kejujuran
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa tersebut menyadari bahwa setiap perbuatannya akan diketahui Allah dan dipertanggungjawabkan di akhirat. Meskipun tidak ada guru yang melihat, ia tetap tidak menyontek karena yakin bahwa perbuatannya tidak akan luput dari pengawasan Allah. Ia juga percaya bahwa setiap amal, baik maupun buruk, akan mendapatkan balasan yang sesuai. Oleh karena itu, iman kepada hari akhir mendorongnya untuk selalu jujur dan bertanggung jawab.
3. Perbedaan sikap berdasarkan iman kepada hari akhir
Orang pertama cenderung berbuat baik hanya jika ada manusia yang melihat karena ia tidak memikirkan adanya pertanggungjawaban di akhirat. Sementara itu, orang kedua tetap melakukan kebaikan meskipun tidak ada manusia yang melihat karena ia yakin bahwa Allah selalu mengetahui semua perbuatannya dan setiap amal akan dipertanggungjawabkan di akhirat.
Keyakinan kepada hari akhir dapat membentuk seseorang menjadi lebih bertanggung jawab karena menyadari bahwa setiap perbuatannya memiliki konsekuensi. Keyakinan tersebut juga membuat seseorang lebih disiplin dan berhati-hati dalam bertindak, karena ia berusaha menghindari perbuatan buruk dan memperbanyak amal baik sebagai bekal untuk kehidupan akhirat.
1. Kiamat Sugro & Kubro
BalasHapusA dan B adalah Kiamat Sugro — kematian dan bencana alam di sebagian tempat, belum mengakhiri seluruh kehidupan. C adalah Kiamat Kubro — hancurnya seluruh alam dan berakhirnya kehidupan semua makhluk. Perbedaan mendasar: Sugro terjadi sebagian & bertahap, Kubro menyeluruh & mengakhiri dunia sepenuhnya.
2. Keimanan Hari Akhir & Kejujuran
Keimanan hari akhir mendorong siswa jujur karena meyakini semua perbuatan akan dihisab dan dibalas Allah, meski tidak ada orang yang melihat. Kesadaran tanggung jawab kepada Allah dan keyakinan adanya balasan amal membuatnya tetap berbuat benar.
3. Perbedaan Sikap & Pengaruh Iman Hari Akhir
Orang pertama hanya peduli penilaian manusia, tidak sadar diawasi Allah → sikap tidak bertanggung jawab dan berbuat salah jika tidak dilihat orang. Orang kedua yakin Allah selalu mengawasi dan ada pertanggungjawaban di hari akhir → menjadi pribadi yang jujur, disiplin, bertanggung jawab, dan berhati-hati dalam segala perbuatan, baik dilihat orang maupun tidak.
putri Nabila sari 9b
BalasHapus1. Analisis Kiamat Sugra dan Kiamat KubraBerdasarkan peristiwa yang disebutkan:Peristiwa A (Seseorang meninggal dunia) termasuk Kiamat Sugra (kiamat kecil).Peristiwa B (Terjadinya gempa bumi) termasuk Kiamat Sugra (kiamat kecil).Peristiwa C (Hancurnya seluruh alam semesta) termasuk Kiamat Kubra (kiamat besar).Alasan dan Perbedaan Mendasar:Kiamat Sugra adalah kerusakan, kematian, atau bencana yang menimpa sebagian makhluk hidup atau wilayah tertentu di bumi. Peristiwa A dan B termasuk sugra karena sifatnya lokal, hanya dialami oleh individu atau kelompok tertentu, dan kehidupan di bumi secara umum masih terus berjalan setelahnya.Kiamat Kubra adalah hancurnya seluruh alam semesta secara total dan serentak yang menjadi tanda berakhirnya kehidupan di dunia bagi semua makhluk. Peristiwa C termasuk kubra karena skalanya menyeluruh, mutlak, dan menjadi gerbang pembuka menuju alam akhirat.2. Hubungan Iman kepada Hari Akhir dengan Kejujuran SiswaKeimanan kepada hari akhir menjadi pendorong utama siswa tersebut untuk bersikap jujur karena ia memahami dua konsep penting:Konsep Tanggung Jawab (Akuntabilitas): Siswa tersebut meyakini bahwa pengawasan Allah bersifat mutlak dan tidak terbatas oleh ruang atau keberadaan guru. Meskipun manusia tidak melihat, malaikat Raqib dan Atid tetap mencatat seluruh perbuatannya. Setiap tindakan di dunia akan dimintai pertanggungjawaban secara personal di hadapan Allah.Konsep Balasan Amal (Keadilan Hakiki): Ia sadar bahwa nilai sebuah nilai ujian di dunia sifatnya sementara, sedangkan balasan di akhirat bersifat kekal. Menyontek mungkin memberikan keuntungan sesaat, namun akan membuahkan dosa dan kerugian besar di hari pembalasan. Sebaliknya, menahan diri dari kecurangan demi mematuhi perintah agama akan berbuah pahala dan ridha Allah.Keyakinan ini melahirkan integritas atau sikap ihsan (merasa selalu diawasi oleh Allah), sehingga ia tetap memilih jujur dalam kondisi sepi sekalipun.3. Analisis Perbandingan Dua Sudut PandangTeks pada poin ketiga menggambarkan perbedaan kontras antara orang yang belum menghayati iman kepada hari akhir dengan orang yang sudah mengimaninya dengan mendalam:Orang Pertama (Orientasi Duniawi & Manusia): Standar moral orang ini hanya bertumpu pada pandangan manusia (eksternal). Ketika pengawasan manusia hilang, maka hilang pula dorongan atau rem untuk berbuat baik dan menjauhi keburukan. Hidupnya terjebak pada formalitas dan penilaian makhluk.Orang Kedua (Orientasi Akhirat & Ketuhanan): Orang ini memiliki kesadaran spiritual yang tinggi (self-control). Ia tidak membutuhkan validasi atau pengawasan manusia untuk berbuat benar. Baginya, Allah adalah saksi utama, dan hari akhir adalah kepastian tempat semua motif serta tindakan manusia akan ditimbang secara adil.Jika Anda ingin mendalami materi ini lebih lanjut, saya bisa membantu untuk:Menjelaskan hikmah dan fungsi iman kepada hari akhir bagi kehidupan bermasyarakat.Memberikan contoh perilaku sehari-hari lainnya yang mencerminkan iman kepada hari akhir.Merangkum tahapan-tahapan alam akhirat setelah terjadinya kiamat kubra.
Nabila Eka Septiani 9B
BalasHapus1. Kiamat Sughra & Kubra
Sughra = A & B → kematian & bencana sebagian tempat, dunia masih jalan
Kubra = C → hancur seluruh alam, dunia tamat selamanya
Perbedaan: Sughra cuma sebagian, Kubra habis semua!
2. Iman Hari Akhir & Kejujuran
Dia percaya setiap perbuatan bakal dihisab & dibalas Allah di akhirat, walau nggak ada orang yang melihat kesadaran tanggung jawab kepada Allah dan keyakinan adanya balasan amal membuatnya tetap berbuat benar.
3. Perbedaan Sikap & Pengaruh Iman Hari Akhir
- Orang 1: cuma peduli dilihat orang → nggak berbuat baik kalau sepi → kurang tanggung jawab
- Orang 2: yakin Allah selalu lihat & ada hisab → rajin berbuat baik kapan saja → jadi jujur, disiplin, hati-hati terus!
eto anesta (9a)
BalasHapusA. Kiamat Sugra (kiamat kecil)
Peristiwa seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit termasuk kiamat Sugra. Kiamat Sugra adalah peristiwa berakhirnya kehidupan seseorang atau terjadinya bencana tertentu yang menjadi tanda berakhirnya kehidupan sebagian makhluk. Kematian setiap manusia merupakan contoh kiamat Sugra karena setelah seseorang meninggal, berakhirlah kehidupannya di dunia dan ia akan memasuki kehidupan di alam berikutnya.
B. Kiamat Sugra (kiamat kecil)
Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban juga termasuk kiamat Sugra. Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan, kehilangan harta benda, bahkan kematian manusia. Namun, gempa bumi tidak menghancurkan seluruh alam semesta dan tidak mengakhiri kehidupan seluruh makhluk. Oleh karena itu, peristiwa tersebut termasuk kiamat Sugra.
C. Kiamat Kubra (kiamat besar)
Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk termasuk kiamat Kubra atau kiamat besar. Kiamat Kubra adalah peristiwa yang menandai berakhirnya seluruh kehidupan di dunia. Pada saat itu, alam semesta akan mengalami kehancuran dan seluruh makhluk hidup akan mengalami kematian. Setelah kiamat terjadi, manusia akan dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia.
syafa azalwa ramadina 9a
BalasHapus1 A. Seseorang meninggal dunia karena mengalami sakit (kiamat sugro) karena kematian ialah berakhirnya hidup manusia didunia dan kematian akan terjadi di semua umat manusia, dan kematian tidak bisa dihindari.
B. gempa bumi menyebabkan banyak korban ( kiamat sugro) karena kiamat gempa adalah sebuah bencana alam yg dapat menyebabkan kematian dan rusaknya lingkungan sekitar dan bencana ini tidak membuat semua manusia meninggal hanya beberapa saja yg meninggal.
C. hancur ny seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh mahluk. ( kiamat kubro) kiamat yg menandakan berakhirnya kehidupan paramahluk di dunia.
2.keimanan kek ada hari akhir:keimanan kepada hari akhir akan membuat siswa tersebut sadar setiap perbuatan yg ia lakukan akan selalu terlihat oleh Allah dan yg ia lakukan akan dipertanggung jawabkan di akhirat, meskipun guru tersebut tidak melihat.
3.perbedaan sikap bedasarkan iman kepada hari akhir: orng yg pertama selalu berbagi jika orang disekelilingnya melihat karena dia tidak memikirkan hal yg ia lakukan dan hal ini akan dipertanggung jawabkan di akhirat. Sedangkan orang yg kedua selalu berbagi tanpa memamerkan yg ia lakukan, karena ia yakin bahwasanya yg ia lakukan selalu dilihat oleh Allah
Rifat Fadhil Al Azzam (9a)
BalasHapusJawaban :
1.
A termasuk kiamat sugra, karena hanya dialami oleh seseorang.
B juga kiamat sugra, karena gempa hanya terjadi di wilayah tertentu dan tidak mengakhiri kehidupan seluruh makhluk.
C termasuk kiamat kubra, karena menggambarkan hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan.
Perbedaannya: kiamat sugra adalah kiamat kecil yang terjadi pada sebagian makhluk, sedangkan kiamat kubra adalah kehancuran seluruh alam semesta.
2.
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa sadar bahwa setiap perbuatan akan dipertanggungjawabkan dan mendapat balasan dari Allah. Karena itu, ia memilih untuk jujur dan tidak menyontek meskipun tidak ada yang melihat.
3.
Orang pertama kurang memiliki kesadaran tentang hari akhir sehingga hanya berbuat baik jika ada yang melihat. Orang kedua lebih beriman karena yakin Allah selalu mengetahui perbuatannya dan semua amal akan dipertanggungjawabkan. Keyakinan kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati dalam bertindak.
Revita Gunawan Putri [9A]
BalasHapus1.peristiwa a dan b merupakan kiamat sugra(kiamat kecil) Kehancurannya bersifat lokal atau menimpa individu saja, belum merusak seluruh alam semesta.
sedangkan peristiwa c merupakan kiamat kubra Kehancurannya total yang mengakhiri seluruh kehidupan makhluk di dunia.
Kiamat sugra berdampak terbatas dan bisa terjadi kapan saja, sedangkan kiamat kubra berdampak menyeluruh pada seluruh alam semesta dan hanya terjadi satu kali.
2.Orang Pertama Berbuat baik hanya jika ada keuntungan atau pujian dari orang lain.
sedangkan orang Kedua Berbuat baik karena kewajiban diri kepada Tuhan. Sikapnya konsisten dan tidak bergantung pada ada atau tidaknya penonton.
3.Siswa sadar bahwa nilai ujian hanyalah hasil sementara di dunia, sedangkan kejujuran adalah nilai sejati yang dinilai di akhirat. Ia bertanggung jawab penuh atas pilihan hidupnya sendiri, bukan sekadar menggugurkan kewajiban sekolah.
Siswa yakin bahwa nilai tinggi dari hasil menyontek tidak membawa berkah. Lebih baik mendapat nilai apa adanya dengan cara yang bersih, karena kejujuran akan diganjar ketenangan jiwa di dunia dan pahala di akhirat.
m.rubby rielos pratama 9a
BalasHapusA termasuk kiamat sugra, karena kematian seseorang merupakan berakhirnya kehidupan bagi orang tersebut.
B termasuk kiamat sugra, karena gempa bumi hanya menyebabkan kehancuran di suatu wilayah dan tidak mengakhiri seluruh kehidupan.
C termasuk kiamat kubra, karena kiamat kubra adalah hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk.
Perbedaannya: Kiamat sugra adalah kiamat kecil, seperti kematian atau bencana. Sedangkan kiamat kubra adalah kiamat besar yang menghancurkan seluruh alam semesta dan menjadi akhir kehidupan dunia.
keysha anindya zahirah 9B
BalasHapus1. peristiwa A dan B merupakan kiamat sugro, karena hanya sebagian kecil dari alam semesta yang hancur. sedangkan peristiwa C merupakan kiamat kubra, karena menghancurkan seluruh alam semesta secara total.
perbedaan mendasar : kiamat sugro berdampak di kehidupan individu/kelompok tertentu di suatu wilayah. Kiamat kubra berdampak menyeluruh atau berakhirnya kehidupan di dunia.
2. keimanan kepada hari akhir mendorong siswa untuk tetap bersikap jujur karena siswa tersebut meyakini Allah maha melihat, dan setiap perbuatan sekecil apapun, termasuk menyontek akan di catat perbuatannya oleh malaikat dan dipertanggungjawabkan di hari akhir.
3. orang pertama hanya mau berbuat baik jika ada seseorang yang melihatnya. sedangkan orang kedua, ia tetap melakukan perbuatan baik meskipun tidak ada seseorang yang melihatnya karena ia yakin bahwa allah selalu melihat perbuatan yang dilakukannya. iman kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati hati karena setiap perbuatan akan di catat dan dipertanggungjawabkan di akhirat.
Nama :Gustiawan kusumajaya
BalasHapusA. Kiamat Sugra (kiamat kecil)
Peristiwa seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit termasuk kiamat Sugra. Kiamat Sugra adalah peristiwa berakhirnya kehidupan seseorang atau terjadinya bencana tertentu yang menjadi tanda berakhirnya kehidupan sebagian makhluk. Kematian setiap manusia merupakan contoh kiamat Sugra karena setelah seseorang meninggal, berakhirlah kehidupannya di dunia dan ia akan memasuki kehidupan di alam berikutnya.
B. Kiamat Sugra (kiamat kecil)
Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban juga termasuk kiamat Sugra. Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang dapat menyebabkan kerusakan, kehilangan harta benda, bahkan kematian manusia. Namun, gempa bumi tidak menghancurkan seluruh alam semesta dan tidak mengakhiri kehidupan seluruh makhluk. Oleh karena itu, peristiwa tersebut termasuk kiamat Sugra.
C. Kiamat Kubra (kiamat besar)
Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk termasuk kiamat Kubra atau kiamat besar. Kiamat Kubra adalah peristiwa yang menandai berakhirnya seluruh kehidupan di dunia. Pada saat itu, alam semesta akan mengalami kehancuran dan seluruh makhluk hidup akan mengalami kematian. Setelah kiamat terjadi, manusia akan dibangkitkan kembali untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya selama hidup di dunia.
Khalilah Siti Khairunnisa (IX A)
BalasHapus1. A (kiamat sugro)
B (kiamat sugro)
C (kiamat kubro)
Alasannya :
Peristiwa A dan B dikategorikan sebagai kiamat sugra karena bersifat lokal dan tidak memusnahkan seluruh alam semesta.
Peristiwa C dikategorikan sebagai kiamat kubra karena merupakan puncak kehancuran total seluruh jagat raya dan akhir dari semua kehidupan makhluk hidup tanpa terkecuali.
2. Keimanan kepada hari akhir mendorong siswa bersikap jujur karena ia yakin bahwa setiap perbuatan di dunia tidak ada yang sia-sia dan luput dari pengawasan Allah.
tanggung jawab : Iman kepada hari akhir menanamkan kesadaran bahwa manusia memegang penuh tanggung jawab atas dirinya sendiri. Meskipun guru atau teman tidak melihatnya menyontek, ia tahu Allah Maha Melihat dan ia harus mempertanggungjawabkan kecurangan tersebut di akhirat kelak
amal : Siswa tersebut meyakini konsep keadilan mutlak di hari akhir. Menyontek mungkin memberi nilai bagus di dunia u), tetapi akan berbuah dosa di akhirat. Sebaliknya, memilih jujur akan mendatangkan pahala dan rida Allah. Keyakinan akan balasan yang adil ini membuatnya lebih memilih jujur demi keselamatan di akhirat.
3.Orang Pertama: Belum mengimani hari akhir dengan kokoh (secara substansial). Ia hanya mendasarkan perilakunya pada pengawasan manusia. Jika tidak ada manusia yang melihat, ia merasa bebas melakukan pelanggaran karena mengira tidak akan ada konsekuensinya.
Orang Kedua: Memiliki keimanan yang kuat kepada hari akhir Sikapnya didasari oleh kesadaran batin bahwa Allah selalu mengawasi dan segala sesuatu akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat, sehingga ia tetap berbuat baik dalam kondisi apa pun.p
Mutiara Septi Irawan
BalasHapus9B
C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk.
• Alasannya, kiamat kubra adalah peristiwa kehancuran seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk. Setelah itu manusia akan dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan amalnya.
Perbedaan sikap kedua orang tersebut terletak pada keimanannya kepada hari akhir. Orang pertama tidak berbuat baik karena merasa tidak ada yang melihat, sedangkan orang kedua tetap berbuat baik karena yakin Allah mengetahui semua perbuatannya dan setiap amal akan dipertanggungjawabkan di akhirat.
Keyakinan kepada hari akhir dapat membentuk seseorang menjadi lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati karena ia sadar bahwa setiap perbuatannya akan mendapat balasan. Oleh karena itu, ia akan berusaha melakukan kebaikan dan menghindari perbuatan buruk meskipun tidak ada manusia yang melihat.
Keimanan kepada hari akhir mendorong siswa tersebut bersikap jujur karena ia percaya bahwa setiap perbuatan akan dicatat dan dipertanggungjawabkan di akhirat. Meskipun tidak ada guru yang melihat, ia yakin bahwa Allah selalu mengetahui
perbuatannya.
Siswa tersebut memahami bahwa setiap amal akan mendapat balasan, baik perbuatan baik maupun buruk. Karena itu, ia memilih tidak menyontek agar tetap melakukan perbuatan yang benar dan mendapatkan pahala dari Allah.
M. Naufal Abiyyu Z. (9A)
BalasHapus1.
• A. Kiamat sugra, karena kematian hanya dialami oleh satu orang.
• B. Kiamat sugra, karena gempa hanya berdampak pada sebagian wilayah dan manusia.
• C. Kiamat kubra, karena seluruh alam semesta hancur dan kehidupan berakhir.
Perbedaannya, kiamat sugra terjadi pada sebagian makhluk, sedangkan kiamat kubra terjadi pada seluruh alam semesta.
2.
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa tetap jujur karena ia yakin semua perbuatannya diketahui Allah dan akan dipertanggungjawabkan. Ia percaya setiap amal akan mendapat balasan.
3.
• Orang pertama berbuat baik hanya jika ada yang melihat.
• Orang kedua tetap berbuat baik karena yakin Allah mengetahui semua perbuatannya.
Iman kepada hari akhir membuat seseorang lebih bertanggung jawab dan berhati-hati karena semua perbuatan akan dipertanggungjawabkan.
[ Hanina Fataya - IX.B ]
BalasHapus1. Kiamat Sugra - Peristiwa A dan B. Dengan alasan, kematian individu atau bencana alam lokal yang hanya dialami oleh sebagian makhluk di wilayah tertentu.
Kiamat Kubra - Peristiwa C. Dengan alasan, dialami oleh kehancuran total seluruh alam semesta beserta isinya tanpa terkecuali.
2. Hubungan Iman Hari Akhir & Kejujuran - Siswa yakin bahwa setiap perbuatan dicatat dan dipertanggungjawabkan di akhirat. Keyakinan akan balasan surga/neraka membuatnya merasa diawasi Allah, sehingga ia tetap jujur walau tanpa pengawasan guru.
3. Orang Pertama, mengabaikan iman hari akhir, hanya takut pada pengawasan manusia.
Orang Kedua, memiliki iman hari akhir yang kuat, sadar akan pengawasan Allah dan perhitungan amal.
Pembentukan Diri ; Keyakinan pada hari akhir menyadarkan bahwa tidak ada perbuatan yang terlepas dari balasan. Hal ini mendorong seseorang untuk selalu disiplin, bertanggung jawab, dan berhati-hati agar terhindar dari dosa.
Liya zafirah wikayla (9A)
BalasHapus1. Analisis Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra
Analisis & Alasan:
A. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit: Termasuk Kiamat Sugra (kiamat kecil). Alasan: Merupakan kematian individu yang mengakhiri kehidupan satu orang saja di dunia.
B. Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban: Termasuk Kiamat Sugra (kiamat kecil). Alasan: Merupakan bencana alam yang merusak sebagian wilayah dan mengakhiri hidup sebagian orang, tetapi belum memusnahkan seluruh alam semesta.
C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk: Termasuk Kiamat Kubra (kiamat besar). Alasan: Merupakan kehancuran total seluruh alam semesta beserta beginsnya kehidupan dunia secara menyeluruh.
2. Pengaruh Keimanan pada Hari Akhir terhadap Sikap Jujur
Konsep Tanggung Jawab (Muraqabah & Yaumul Hisab): Keimanan pada hari akhir menanamkan kesadaran bahwa Allah Maha Melihat (Al-Basir) dan setiap perbuatan—baik yang tersembunyi maupun terbuka—akan dicatat oleh malaikat Raqib dan Atid untuk dipertanggungjawabkan di Yaumul Hisab (hari perhitungan). Siswa menyadari bahwa ketiadaan pengawasan guru tidak menghilangkan pengawasan Allah.
Konsep Balasan Amal (Yaumul Jaza'): Siswa meyakini bahwa kejujuran akan membuahkan pahala dan surga, sedangkan kecurangan (menyontek) merupakan dosa yang akan memicu kehinaan atau siksa di akhirat. Keyakinan ini mendorongnya memilih hasil yang adil dari usahanya sendiri demi keselamatan akhiratnya.
3. Analisis Sikap dan Pembentukan Pribadi Berdasarkan Iman Hari Akhir
Perbedaan Sikap Kedua Orang:
Orang Pertama: Berorientasi pada pandangan manusia (bersifat egois dan oportuntis). Tanpa pengawasan sosial, ia kehilangan dorongan moral untuk berbuat baik karena tidak meyakini adanya pertanggungjawaban di masa depan.
Orang Kedua: Berorientasi pada ketauhidan dan kesadaran akhirat. Ia memiliki integritas tinggi karena yakin bahwa Allah selalu mengawasi dan seluruh amalnya akan dihisab kelak.
BalasHapusM. Alfathama Dante Saputra 9B
1. A. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit → Kiamat Sugra
B. Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban → Kiamat Sugra
C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk → Kiamat Kubra
Alasan dan perbedaannya:
Kiamat sugra adalah kiamat kecil yang terjadi pada sebagian manusia atau wilayah tertentu, seperti kematian dan bencana alam. Sedangkan kiamat kubra adalah kiamat besar, yaitu hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk.
2. Keimanan kepada hari akhir dapat mendorong siswa untuk bersikap jujur karena ia yakin bahwa semua perbuatannya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Ia juga percaya bahwa setiap amal baik dan buruk akan mendapatkan balasan. Oleh karena itu, meskipun tidak ada guru yang melihat, ia tetap tidak menyontek karena merasa Allah selalu mengetahui perbuatannya.
3. Orang pertama memiliki sikap kurang bertanggung jawab karena hanya mau berbuat baik jika ada orang yang melihat. Sedangkan orang kedua memiliki keimanan kepada hari akhir karena sadar bahwa Allah selalu mengetahui semua perbuatannya dan setiap tindakan akan dipertanggungjawabkan.
Keimanan kepada hari akhir dapat membentuk seseorang menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, disiplin, jujur, dan berhati-hati dalam bertindak, karena ia menyadari bahwa setiap perbuatan, baik maupun buruk, akan mendapatkan balasan dari Allah.
khairunnisa salsabila ( 9A )
BalasHapus1. A dan B adalah kalimat sugro, kematian dan bencana alam disebagian tempat, belum mengakhiri seluruh kehidupan.
C sugro terjadi dan bertahap, kubro menyeluruh dan mengakhiri dunia sepenuhnya
2.iman kepada hari akhir menumbuhkan keyakinan bahwa semua tindakan dipertanggungjawabkan. siswa tersebut tetap jujur karna menyadari bahwa meski guru tidak melihat allah tetap mengawasi dan setiap perbuatan akan mendapatkan balasan amal yg adil di akhirat
3.orang pertama berbuat baik hanya karena ingin melihat manusia pamrih. orang kedua berbuat baik karna kesadaran iman yg tulus kepada pengawasan allah dan pertanggungjawaban dihari akhir
Nada Qaribu Anshori 9B
BalasHapus1.A. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit → Kiamat Sugra.
Alasannya, kematian seseorang merupakan berakhirnya kehidupan individu dan dapat terjadi kapan saja.
B. Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban → Kiamat Sugra.
Gempa bumi merupakan salah satu bencana yang dapat menyebabkan kematian dan kerusakan, tetapi tidak mengakhiri seluruh kehidupan di dunia.
C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk → Kiamat Kubra.
Kiamat Kubra adalah kiamat besar yang ditandai dengan kehancuran seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk hidup.
2.Keimanan kepada hari akhir dapat mendorong siswa tersebut untuk bersikap jujur karena ia yakin bahwa setiap perbuatan manusia diketahui oleh Allah dan akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Meskipun tidak ada guru yang melihat, ia tetap tidak menyontek karena menyadari bahwa Allah selalu mengetahui perbuatannya. Ia juga percaya bahwa setiap amal, baik maupun buruk, akan mendapatkan balasan yang sesuai. Oleh karena itu, keyakinan kepada hari akhir membuatnya lebih bertanggung jawab, takut melakukan perbuatan buruk, dan terdorong untuk selalu berbuat jujur.
3.Orang pertama menganggap bahwa kebaikan tidak perlu dilakukan jika tidak ada manusia yang melihat. Sikap tersebut menunjukkan kurangnya kesadaran bahwa Allah selalu mengetahui setiap perbuatan manusia.
Sementara itu, orang kedua tetap melakukan kebaikan karena memiliki keimanan kepada hari akhir. Ia yakin bahwa Allah mengetahui semua perbuatannya dan setiap amal akan dipertanggungjawabkan serta mendapat balasan. Oleh karena itu, sikap orang kedua lebih mencerminkan keimanan yang baik karena ia berbuat baik bukan hanya untuk mendapatkan pujian manusia, tetapi karena kesadaran dan tanggung jawab kepada Allah.
Dinda Citra Kirana 9B
BalasHapus*1. Analisis Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra*
*Pengertian:*
- *Kiamat Sugra* = Kiamat kecil. Peristiwa rusaknya sebagian alam atau berakhirnya kehidupan sebagian makhluk. Terjadi berulang kali.
- *Kiamat Kubra* = Kiamat besar. Peristiwa hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk. Hanya terjadi 1 kali di akhir zaman.
*Analisis Peristiwa:*
- *A. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit*
*Kiamat Sugra*
*Alasan:* Kematian hanya mengakhiri kehidupan 1 orang. Alam semesta masih berjalan seperti biasa. Ini termasuk kehancuran pada sebagian kecil makhluk.
- *B. Terjadinya gempa bumi yang menyebabkan banyak korban*
*Kiamat Sugra*
*Alasan:* Gempa hanya merusak sebagian wilayah dan menimpa sebagian manusia. Setelah itu bumi masih ada dan kehidupan masih berlanjut. Ini termasuk bencana besar tapi bukan akhir segalanya.
- *C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk*
*Kiamat Kubra*
*Alasan:* Ini adalah tanda berakhirnya dunia secara total. Semua langit, bumi, manusia, jin, hewan, tumbuhan hancur. Sesuai dengan hari kiamat yang dijanjikan Allah.
*Perbedaan Mendasar Kiamat surga dan Kiamat Kubra:*
Aspek Kiamat surga Kiamat Kubra
**Cakupan** Sebagian makhluk/tempat Seluruh alam semesta
**Waktu Terjadi** Bisa terjadi kapan saja dan berulang Hanya 1 kali di akhir zaman
**Dampak** Merusak sebagian Menghancurkan total
**Contoh** Kematian, bencana, wabah, peperangan Tiupan sangkakala pertama dan kedua
*2. Keimanan kepada Hari Akhir Mendorong Sikap Jujur*
Menurut pendapat saya, keimanan kepada hari akhir dapat mendorong siswa tersebut bersikap jujur karena:
1. *Adanya Kesadaran Tanggung Jawab*
Siswa tersebut yakin bahwa semua perbuatannya, baik yang terlihat guru maupun tidak, akan dicatat oleh malaikat dan akan dihisab oleh Allah di hari akhir. QS. Az-Zalzalah: 7-8. Karena itu ia merasa bertanggung jawab atas dirinya sendiri.
2. *Adanya Kesadaran Balasan Amal*
Ia percaya bahwa orang yang jujur akan mendapat pahala dan surga, sedangkan orang yang curang akan mendapat dosa dan siksa. Keyakinan ini membuatnya takut berbuat curang meskipun ada kesempatan.
3. *Menimbulkan Sikap Muraqabah*
Muraqabah artinya merasa selalu diawasi Allah. Karena yakin Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahui, maka ia tetap jujur walaupun tidak ada guru dan teman-temannya mencontek.
*Kesimpulan:* Keimanan kepada hari akhir membuat seseorang jujur bukan karena takut manusia, tapi karena takut kepada Allah dan ingin selamat di akhirat.
*3. Analisis Perbedaan Sikap Berdasarkan Iman kepada Hari Akhir*
*Orang Pertama:* "Tidak masalah jika tidak berbuat baik karena tidak ada yang melihat."
*Analisis:* Orang ini lemah iman kepada hari akhir. Ia hanya takut kepada manusia. Standar baik-buruknya berdasarkan "ketahuan atau tidak". Sikap ini berbahaya karena bisa memicu kemunafikan, korupsi, dan perbuatan maksiat saat sendirian.
*Orang Kedua:* "Meskipun tidak ada manusia yang melihat, Allah mengetahui semua perbuatanku dan kelak semuanya akan dipertanggungjawabkan."
*Analisis:* Orang ini kuat iman kepada hari akhir. Ia sadar Allah Maha Mengetahui dan semua amal akan dihisab. Standar baik-buruknya adalah ridho Allah. Sikap ini melahirkan integritas.
*Bagaimana keyakinan kepada hari akhir membentuk pribadi yang lebih baik:*
1. *Lebih Bertanggung Jawab*
Karena yakin semua perbuatan akan dimintai pertanggungjawaban, seseorang jadi tidak lari dari tugas, tidak menyalahkan orang lain, dan berani mengakui kesalahan.
2. *Lebih Disiplin*
Disiplin muncul karena merasa diawasi Allah 24 jam. Contoh: sholat 5 waktu tepat waktu, mengerjakan tugas tanpa disuruh, tidak terlambat.
3. *Lebih Berhati-hati dalam Bertindak*
Sebelum bertindak ia akan berpikir: "Apakah ini diridhoi Allah? Apakah ini akan meringankan atau memberatkan timbanganku di akhirat?" Sehingga ia akan menjauhi bohong, ghibah, curang, dan dzolim.
*Kesimpulan:* Iman kepada hari akhir adalah kontrol diri terbaik. Ia membuat seseorang berbuat baik secara konsisten, baik saat ramai maupun saat sendirian.
Cinta Nuria 9A
BalasHapus1.A dan B adalah kalimat sugro, kematian dan bencana alam pada disebagian wilayah
C hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk (kiamat kubro)
2.Keimanan kepada hari akhir mendorong siswa untuk bersikap jujur karena keyakinan bahwa setiap perbuatan sekecil apa pun akan dicatat dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT di akhirat kelak.
3.Orang Pertama: Masih berorientasi pada pandangan manusia Karena merasa tidak ada yang melihat, ia berpotensi mengabaikan kebaikan atau melanggar aturan saat sendiri. Kesadaran akan hari pembalasan dan pengawasan Allah masih lemah.
Orang Kedua: Berorientasi pada keyakinan bahwa Allah Maha Melihat (Basir) dan Maha Mengetahui ('Alim), serta meyakini setiap perbuatan sekecil apa pun akan dipertanggungjawabkan di akhirat.
1. Kiamat Sugra dan Kiamat Kubra
BalasHapusA. Seseorang meninggal dunia setelah mengalami sakit → Kiamat Sugra, karena merupakan berakhirnya kehidupan seseorang secara individu.
B. Gempa bumi yang menyebabkan banyak korban → Kiamat Sugra, karena merupakan bencana yang menyebabkan kematian atau kerusakan, tetapi bukan berakhirnya seluruh kehidupan.
C. Hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan seluruh makhluk → Kiamat Kubra, karena merupakan kehancuran seluruh alam dan berakhirnya kehidupan semua makhluk.
Perbedaan mendasarnya: Kiamat Sugra terjadi pada sebagian makhluk atau wilayah tertentu, sedangkan Kiamat Kubra merupakan kehancuran seluruh alam semesta dan seluruh kehidupan.
2. Keimanan kepada hari akhir dan kejujuran
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa sadar bahwa setiap perbuatan akan dicatat dan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Walaupun tidak ada guru yang melihat, ia tetap tidak menyontek karena yakin Allah selalu mengetahui perbuatannya. Ia juga percaya bahwa setiap amal akan mendapat balasan, sehingga memilih kejujuran dan meninggalkan perbuatan yang salah.
3. Perbedaan sikap berdasarkan iman kepada hari akhir
Orang pertama hanya berbuat baik jika ada yang melihat karena tidak menyadari adanya pertanggungjawaban di akhirat. Sementara itu, orang kedua tetap berbuat baik meskipun tidak ada manusia yang melihat karena yakin Allah mengetahui semua perbuatannya dan setiap amal akan dipertanggungjawabkan.
Keyakinan kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati karena ia menyadari bahwa tidak ada perbuatan yang sia-sia atau benar-benar tersembunyi. Ia akan berusaha melakukan kebaikan dan menghindari perbuatan buruk karena yakin semuanya akan mendapatkan balasan di akhirat.
Syabian Ananda istikmal 9A
BalasHapus1.
A termasuk kiamat sugra, karena kematian seseorang merupakan berakhirnya kehidupan bagi orang tersebut.
B termasuk kiamat sugra, karena gempa bumi hanya menyebabkan kehancuran di suatu wilayah dan tidak mengakhiri seluruh kehidupan.
C termasuk kiamat kubra, karena kiamat kubra adalah hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk.
Perbedaannya: Kiamat sugra adalah kiamat kecil, seperti kematian atau bencana. Sedangkan kiamat kubra adalah kiamat besar yang menghancurkan seluruh alam semesta dan menjadi akhir kehidupan dunia.
2.
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa tersebut sadar bahwa semua perbuatannya diketahui Allah dan akan dipertanggungjawabkan. Walaupun guru tidak melihat, ia tetap tidak menyontek karena yakin bahwa setiap amal akan mendapat balasan. Karena itu, ia memilih bersikap jujur.
3.
Orang pertama tidak berbuat baik karena merasa tidak ada yang melihat. Sedangkan orang kedua tetap berbuat baik karena yakin Allah selalu mengetahui perbuatannya dan semua amal akan dipertanggungjawabkan di akhirat. Jadi, keimanan kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih bertanggung jawab dan rajin melakukan kebaikan.
M ghaisan abqory 9B
BalasHapus1. peristiwa A dan B merupakan kiamat sugro(kiamat kecil) Karna kehancurannya hanya sebagian kecil dari alam semesta yang hancur sedangkan peristiwa c merupakan kiamat kubra karna kehancurannya total yang mengakhiri seluruh kehidupan makhluk di dunia
Perbedaannya : Kiamat sugro adalah kiamat kecil yang terjadi pada sebagian manusia atau wilayah tertentu, seperti kematian dan bencana alam. Sedangkan kiamat kubra adalah kiamat besar , yaitu hancurnya seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk
2.Keimanan kepada hari akhir dapat mendorong siswa untuk bersikap jujur karena ia yakin bahwa semua perbuatannya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Ia juga percaya bahwa setiap amal baik dan buruk akan mendapatkan balasan. Oleh karena itu, meskipun tidak ada guru yang melihat, ia tetap tidak menyontek karena merasa Allah selalu mengetahui perbuatannya.
3.Orang pertama kurang memiliki kesadaran tentang hari akhir sehingga hanya berbuat baik jika ada yang melihat. Orang kedua lebih beriman karena yakin Allah selalu mengetahui perbuatannya dan semua amal akan dipertanggungjawabkan. Keyakinan kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati dalam bertindak.
Niken Keira Kasih 9A
BalasHapus1.
A. Kiamat Sugra, berakhirnya kehidupan seseorang atau sebagian makhluk.
B. Kiamat Sugra, karena hanya menyebabkan sebagian manusia meninggal dan tidak mengakhiri kehidupan seluruh makhluk.
C. Kiamat Kubra, karena kiamat kubra adalah kehancuran seluruh alam semesta dan berakhirnya kehidupan semua makhluk.
Perbedaannya : kiamat sugra terjadi dalam lingkup kecil, seperti kematian seseorang atau bencana yang menimbulkan korban. Sedangkan kiamat kubra adalah kehancuran seluruh alam semesta dan menjadi akhir kehidupan seluruh makhluk.
2.
Keimanan kepada hari akhir membuat siswa sadar bahwa semua perbuatannya akan dipertanggungjawabkan kepada Allah. Karena itu, meskipun tidak ada guru yang melihat, ia tetap memilih jujur dan tidak menyontek karena yakin setiap amal akan mendapat balasan.
3.
Orang pertama hanya berbuat baik jika ada yang melihat, sedangkan orang kedua tetap berbuat baik karena yakin Allah selalu mengetahui perbuatannya. Iman kepada hari akhir membuat seseorang lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati karena tahu semua perbuatannya akan dipertanggungjawabkan.
Nama: Ananda Tegas Satria
BalasHapusKelas: IX A
1.
A dan B termasuk kiamat sugra, sedangkan C termasuk kiamat kubra. A termasuk kiamat sugra karena kematian hanya mengakhiri kehidupan seseorang. B juga kiamat sugra karena gempa bumi hanya terjadi di wilayah tertentu walaupun dapat menyebabkan banyak korban. Sedangkan C termasuk kiamat kubra karena seluruh alam semesta hancur dan seluruh kehidupan berakhir. Perbedaan mendasarnya adalah kiamat sugra terjadi pada sebagian makhluk atau wilayah, sedangkan kiamat kubra terjadi pada seluruh alam semesta dan seluruh makhluk.
2.
Menurut saya, keimanan kepada hari akhir dapat membuat siswa tersebut bersikap jujur karena ia percaya bahwa semua perbuatannya akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah. Walaupun tidak ada guru yang melihat, Allah tetap mengetahui apa yang dilakukannya. Karena itu, siswa tersebut memilih tidak menyontek dan bertanggung jawab atas hasil usahanya sendiri. Hal tersebut menunjukkan bahwa keyakinan kepada hari akhir dapat membuat seseorang lebih jujur dan berhati-hati dalam melakukan sesuatu.
3.
Perbedaan kedua orang tersebut terletak pada keyakinan dan cara mereka memandang tanggung jawab atas perbuatannya. Orang pertama hanya ingin berbuat baik jika ada orang lain yang melihat, sedangkan orang kedua tetap berbuat baik karena yakin bahwa Allah mengetahui semua perbuatannya dan semuanya akan dipertanggungjawabkan di hari akhir. Menurut saya, keimanan kepada hari akhir dapat membentuk seseorang menjadi lebih bertanggung jawab, disiplin, dan berhati-hati karena ia sadar bahwa setiap perbuatan, baik maupun buruk, akan mendapatkan balasannya.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapus