IDENTITAS:
NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SENIN, 13 SEPTEMBER 2026
FASE/KELAS : D/9A & 9B
JUDUL MATERI : KOMUNIKASI ISLAM DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (Pengertian, Prinsip-prinsip Komunikasi Islam, Pentingnya Tabayun dan Etika Komunikasi di Sosial Media)
PERTEMUAN KE : 10
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Peserta didik mampu memahami prinsip komunikasi Islami, membedakan komunikasi yang baik dan tidak baik, serta menerapkannya dalam komunikasi langsung maupun melalui media sosial dengan memperhatikan kebenaran informasi, kesantunan bahasa, tanggung jawab, dan sikap tabayyun.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik diharapkan dapat memahami prinsip komunikasi Islami, membedakan komunikasi yang baik dan tidak baik, serta menerapkannya dalam komunikasi langsung maupun melalui media sosial dengan memperhatikan kebenaran informasi, kesantunan bahasa, tanggung jawab, dan daoat menerapkan sikap tabayyun dalam kehidupan sehari-hari
#Minfull : Menjelaskan pengertian komunikasi Islami dengan bahasa sendiri. Menyadari bahwa setiap ucapan, tulisan, komentar, dan informasi yang disampaikan kepada orang lain harus dipertanggungjawabkan. Mengidentifikasi perbedaan antara komunikasi yang santun dan komunikasi yang dapat menyakiti orang lain.
#Maningfull : Mengidentifikasi prinsip-prinsip komunikasi Islami dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan pentingnya tabayyun sebelum menyebarkan suatu informasi. Menganalisis contoh percakapan, komentar, atau unggahan media sosial berdasarkan nilai-nilai Islam. Menentukan tindakan yang tepat ketika menerima berita atau informasi yang belum jelas kebenarannya.
#Joyfull : Mempraktikkan komunikasi yang santun melalui kegiatan diskusi, bermain peran, atau simulasi. Membuat contoh komunikasi atau komentar media sosial yang positif, santun, benar, dan bertanggung jawab. Membiasakan komunikasi yang dapat menciptakan suasana damai, harmonis, dan saling menghargai.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:
# Tahap 1: Peserta didik mengingat kembali materi etika pergaulan pada pertemuan sebelumnya, kemudian memahami pengertian komunikasi Islami.
# Tahap 2: Peserta didik mengidentifikasi prinsip komunikasi Islami: Benar → Santun → Baik → Bertanggung jawab
# Tahap 3: Peserta didik menganalisis beberapa kasus komunikasi dalam kehidupan sehari-hari dan media sosial. Contoh: “Kamu menerima berita tentang temanmu yang belum tentu benar. Apa yang akan kamu lakukan?” Peserta didik menentukan apakah berita tersebut perlu dipercaya, diklarifikasi, atau tidak disebarkan
# Tahap 4: Peserta didik melakukan simulasi komunikasi Islami melalui:
1. bermain peran;
2. diskusi;
3. percakapan;
4. atau simulasi komentar di media sosial.
#Tahap 5: Peserta didik menjawab: “Apakah selama ini cara saya berbicara dan bermedia sosial sudah mencerminkan akhlak seorang Muslim?”
#Tahap 6: Peserta didik membuat komitmen sederhana: “Saya akan berpikir sebelum berbicara, memeriksa sebelum membagikan, dan menggunakan kata-kata yang baik.”
----------------------------------------
MATERI PEMBELAJARAN:
Nak, kita harus selalu ingat, bahwa Allah itu Khaliq, Allah Malik, Allah Roziq.
Semua ketetapan yg hari ini kita terima adalah semua kehendak Allah SWT. Cuaca yg pans, Debu yang banyak, air yg sudah mulai kering, bencana alam yg ada dimana mana, musibah abu Vulcanik yg pernah kita alami semua adalah kehendak Allah.
Bencana Alam yg datang adalah bentuk teguran atas kasih sayangnya Allah kepada hambanya. Hamba yg sadar akan kembali dan lebih dekat kepada Allah, namun hamba yg sombong akan semakin menjauh dari kuasaNya, mencela dan bahkan menyalahi alam sekitar. Oleh karena itu jangan pernah kita lalai atas apa yg Allah berikan kepada kita.
Baik nak, urusan kita belajar hari ini, silahkan disimak materinya sebagai berikut:
A. PENGERTIAN KOMUNIKASI ISLAM
B. 4 PRINSIP UTAMA KOMUNIKASI ISLAM
C. PENTINGNYA TABAYYUN
Tabayyun berarti melakukan klarifikasi atau memastikan kebenaran suatu informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Dalam kehidupan sehari-hari, tabayyun sangat penting terutama ketika menerima informasi melalui media sosial.
Contoh: Seorang siswa menerima pesan: “Besok sekolah diliburkan!”
Sebelum menyebarkannya ke teman-teman, ia sebaiknya:
- tidak langsung percaya;
- memeriksa sumber informasi;
- bertanya kepada guru/wali kelas;
- mencari pengumuman resmi sekolah;
baru menyampaikan informasi setelah jelas kebenarannya.
Pesan penting: Jangan cepat menyebarkan berita. Pastikan benar sebelum berbagi.
D. CONTOH KOMUNIKASI ISLAM
E. ETIKA KOMUNIKASI DI MEDIA SOSIAL
Sebagai pelajar Muslim, kita perlu menerapkan akhlak yang sama di dunia nyata maupun dunia digital.
Sebelum mengirim atau mengunggah sesuatu, tanyakan:
BENAR? Apakah informasinya benar?
BAIK? Apakah isinya baik dan bermanfaat?
SANTUN? Apakah bahasanya sopan?
PERLU? Apakah memang perlu disampaikan?
BERTANGGUNG JAWAB? Apakah saya siap bertanggung jawab atas apa yang saya kirim?
Kalau jawabannya belum jelas, lebih baik berhenti sejenak dan melakukan tabayyun.
F. KALIMAT YANG BAIK DALAM KOMUNIKASI
ASESMENT FORMATIF:
Soal 1 : Apa yang dimaksud dengan komunikasi Islami? Jelaskan dengan bahasamu sendiri!
Soal 2 : Sebutkan empat prinsip utama komunikasi Islami!
Soal 3 : Mengapa seorang Muslim harus melakukan tabayyun sebelum menyebarkan berita?
Soal 4 : Kamu mendapatkan pesan WhatsApp yang berisi berita tentang salah seorang temanmu, tetapi kamu tidak mengetahui apakah berita tersebut benar atau tidak. Apa yang seharusnya kamu lakukan? Jelaskan alasanmu!
Soal 5 — HOTS
Perhatikan situasi berikut: Dalam sebuah grup kelas, seorang siswa menulis komentar yang mengejek temannya. Beberapa siswa kemudian ikut memberikan komentar yang sama.
Menurut ajaran komunikasi Islami, bagaimana seharusnya sikap seorang siswa yang melihat kejadian tersebut? Jelaskan minimal tiga tindakan yang dapat dilakukan!
KESIMPULAN MATERI:
Komunikasi Islami bukan sekadar berbicara dengan sopan, tetapi merupakan cara berkomunikasi yang berlandaskan kebenaran, kesantunan, kebaikan, dan tanggung jawab.
Seorang Muslim hendaknya:
1. Berpikir sebelum berbicara.
2. Tabayyun sebelum percaya.
3. Santun ketika menyampaikan.
4. Bijak sebelum membagikan.
5. Bertanggung jawab atas setiap perkataan dan tulisan.
Dengan demikian, komunikasi dapat menjadi jalan untuk menciptakan persaudaraan, kedamaian, dan keharmonisan, bukan menjadi sebab munculnya pertengkaran dan permusuhan.
Demikina materi hari ini, silahkan untuk dapt disimak baik-baik, dan Asesment dapat di kerjakan di Kolom Komentar. Semoga berkah dan bermanfaat untuk kita, aamiin
Terimakasih
Pangeran Jagad Raya 9 B
BalasHapusJawaban:
1. Komunikasi Islam adalah proses penyampaian pesan atau informasi yang berlandaskan oleh nilai-nilai ajaran Islam.
2. Perkataan yang benar, santun, efektif, dan mulia.
3. Seorang muslim harus Tabayyun dulu karena agar tidak mencelakai orang lain karena informasi palsu.
4. Yang harus aku lakukan adalah menyimpan pesan tersebut untuk diri sendiri dan tidak menyebarkannya, lalu bertanya kepada teman yang bersangkutan. Alasannya adalah karena menyebarkan berita yang belum terbukti benar dapat memicu fitnah dan memperluas jangkauan informasi palsu.
5. Seorang siswa yang melihat kejadian itu harus bersikap tegas dalam menolak ejekan, namun tetap menyampaikannya secara sopan dan santun. Hal ini sejalan dengan perintah untuk saling menasihati dalan kebaikan dan kebenaran.
Mutiara Septi Irawan 9B
BalasHapusSoal 1
Komunikasi Islami adalah cara menyampaikan pesan atau berbicara kepada orang lain dengan menggunakan perkataan yang baik, sopan, jujur, dan sesuai dengan ajaran Islam.
Soal 2
Empat prinsip utama komunikasi Islami, yaitu:
1. Qaulan sadidan → berkata dengan benar dan jujur.
2. Qaulan ma'rufan → berkata dengan baik dan sopan.
3. Qaulan layyinan → berbicara dengan lemah lembut.
4. Qaulan kariman → berbicara dengan perkataan yang mulia dan menghormati orang lain.
Soal 3
Seorang Muslim harus melakukan tabayyun sebelum menyebarkan berita agar tidak menyebarkan informasi yang salah atau berita bohong. Dengan tabayyun, kita dapat memastikan kebenaran berita dan mencegah terjadinya fitnah atau kerugian bagi orang lain.
Soal 4
Hal yang seharusnya saya lakukan adalah tidak langsung mempercayai atau menyebarkan berita tersebut. Saya harus melakukan tabayyun dengan mencari sumber yang terpercaya dan menanyakan kebenarannya kepada orang yang bersangkutan. Alasannya, agar saya tidak ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar dan tidak merugikan teman saya.
Soal 5 — HOTS
Menurut saya, tindakan tersebut tidak baik dan tidak sesuai dengan komunikasi Islami. Siswa seharusnya tidak ikut mengejek karena dapat menyakiti perasaan temannya dan membuatnya merasa malu atau tertekan. Sebaiknya, siswa yang melihat kejadian tersebut mengingatkan teman-temannya untuk berhenti mengejek dan menggunakan bahasa yang sopan. Jika ejekan terus berlanjut, sebaiknya melaporkannya kepada guru agar masalah dapat diselesaikan dengan baik.
Rifat Fadhil Al Azzam (9a)
BalasHapus1. Komunikasi Islami adalah cara menyampaikan pesan kepada orang lain dengan perkataan yang baik, sopan, jujur, dan sesuai dengan ajaran Islam.
2. Empat prinsip utama komunikasi Islami:
1. Jujur dan benar dalam menyampaikan informasi.
2. Sopan dan santun dalam berbicara.
3. Tidak menyakiti atau merendahkan orang lain.
4. Melakukan tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.
3. Seorang Muslim harus melakukan tabayyun agar tidak menyebarkan berita yang salah atau hoaks. Hal ini juga mencegah fitnah dan merugikan orang lain.
4. Sebaiknya saya tidak langsung menyebarkan pesan tersebut. Saya harus memeriksa kebenarannya terlebih dahulu, misalnya dengan bertanya kepada orang yang bersangkutan atau mencari sumber yang terpercaya. Alasannya agar tidak menyebarkan berita palsu yang dapat merugikan teman.
5. Sikap yang seharusnya dilakukan:
1. Tidak ikut mengejek atau memberikan komentar yang menyakiti teman.
2. Mengingatkan teman agar berhenti mengejek dan berbicara dengan sopan.
3. Membela atau memberi dukungan kepada teman yang menjadi bahan ejekan.
4. Jika terus terjadi, melaporkan kepada guru agar masalah dapat diselesaikan dengan baik.
m.rubby rielos pratama 9a
BalasHapus1. Komunikasi Islami adalah proses penyampaian pesan dengan menggunakan tutur kata yang lembut, jujur, beradab, serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam.
2. Empat prinsip penting dalam komunikasi Islami:
1. Menyampaikan informasi secara jujur dan apa adanya.
2. Menggunakan bahasa yang halus dan penuh sopan santun.
3. Menjaga lisan agar tidak menyinggung atau merendahkan orang lain.
4. Membiasakan tabayyun yaitu mengecek kebenaran suatu berita sebelum disebarkan.
3. Seorang Muslim wajib melakukan tabayyun supaya terhindar dari menyebarkan berita bohong / hoaks. Selain itu, tabayyun juga dapat mencegah terjadinya fitnah yang bisa merugikan orang lain.
4. Saya tidak akan langsung meneruskan pesan itu. Langkah pertama yang saya lakukan adalah memastikan kebenarannya dulu, contohnya dengan mengkonfirmasi langsung ke orangnya atau mencari informasi dari sumber yang valid. Tujuannya adalah agar saya tidak ikut menyebarkan berita palsu yang bisa membuat teman dirugikan.
5. Sikap yang tepat untuk dilakukan yaitu:
1. Tidak ikut-ikutan mengejek atau menulis komentar yang menyakitkan.
2. Menegur teman dengan cara yang baik agar berhenti mengejek dan menggunakan bahasa yang sopan.
3. Memberikan semangat dan dukungan kepada teman yang sedang diejek agar tidak merasa sendirian.
4. Apabila ejekan masih berlanjut, sebaiknya laporkan kepada guru untuk ditindaklanjuti secara bijak.
M. Naufal Abiyyu Z. 9A
BalasHapusJawaban:
1. Komunikasi Islami adalah cara berkomunikasi yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti berkata jujur, sopan, dan tidak menyakiti orang lain.
2. Empat prinsip utama komunikasi Islami:
-Berkata jujur (qaulan sadida)
-Berkata baik (qaulan ma'rufa)
-Berkata lembut (qaulan layyina)
-Berkata dengan perkataan yang benar dan bermanfaat
3. Agar tidak menyebarkan berita bohong atau fitnah yang dapat merugikan dan menyakiti orang lain.
4. Saya akan melakukan tabayyun, yaitu mengecek kebenaran berita tersebut kepada sumber yang terpercaya atau langsung kepada orang yang bersangkutan. Hal ini dilakukan agar tidak menyebarkan berita yang belum tentu benar.
5. Sikap yang seharusnya dilakukan:
1. Tidak ikut mengejek atau memberikan komentar yang menghina.
2. Mengingatkan teman dengan cara yang sopan agar berhenti mengejek.
3. Membela atau memberi dukungan kepada teman yang menjadi korban.
4. Jika terus berlanjut, melaporkannya kepada guru/wali kelas.
Revita Gunawan Putri (9A)
BalasHapus1. Komunikasi Islami adalah proses penyampaian pesan dengan menggunakan tutur kata yang lembut, jujur, beradab, serta tidak bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam.
2. Empat prinsip penting dalam komunikasi Islami:
1. Menyampaikan informasi secara jujur dan apa adanya.
2. Menggunakan bahasa yang halus dan penuh sopan santun.
3. Menjaga lisan agar tidak menyinggung atau merendahkan orang lain.
4. Membiasakan tabayyun yaitu mengecek kebenaran suatu berita sebelum disebarkan.
3. Seorang Muslim wajib melakukan tabayyun supaya terhindar dari menyebarkan berita bohong / hoaks. Selain itu, tabayyun juga dapat mencegah terjadinya fitnah yang bisa merugikan orang lain.
4. Saya tidak akan langsung meneruskan pesan itu. Langkah pertama yang saya lakukan adalah memastikan kebenarannya dulu, contohnya dengan mengkonfirmasi langsung ke orangnya atau mencari informasi dari sumber yang valid. Tujuannya adalah agar saya tidak ikut menyebarkan berita palsu yang bisa membuat teman dirugikan.
5. Sikap yang tepat untuk dilakukan yaitu:
1. Tidak ikut-ikutan mengejek atau menulis komentar yang menyakitkan.
2. Menegur teman dengan cara yang baik agar berhenti mengejek dan menggunakan bahasa yang sopan.
3. Memberikan semangat dan dukungan kepada teman yang sedang diejek agar tidak merasa sendirian.
4. Apabila ejekan masih berlanjut, sebaiknya laporkan kepada guru untuk ditindaklanjuti secara bijak.
Geleghar Prima Ahmadi (9A)
BalasHapus1. Komunikasi Islami adalah cara menyampaikan pesan kepada orang lain dengan menggunakan perkataan yang baik, sopan, jujur, dan sesuai dengan ajaran Islam.
2. a. Qaulan layyinan = berbicara dengan lemah lembut.
b. Qaulan kariman = berbicara dengan perkataan yang mulia dan menghormati orang lain.
c. Qaulan sadidan = berkata dengan benar dan jujur.
d. Qaulan ma'rufan = berkata dengan baik dan sopan.
3. Supaya tidak menyebarkan informasi yang salah atau hoax, dan dapat memastikan kebenaran berita dan mencegah terjadinya fitnah atau kerugian bagi orang lain.
4. Tidak langsung mempercayai/menyebarkan berita tersebut. Melakukan tabayyun dengan mencari sumber yang terpercaya dan menanyakan kebenarannya kepada orang yang memberi berita. Alasannya, agar tidak ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar dan tidak merugikan teman.
5. Tindakan tersebut tidak baik, juga tidak sesuai dgn 'Komunikasi Islami'. Siswa seharusnya tidak ikut mengejek karena dapat menyakiti perasaan temannya dan membuatnya merasa malu. Sebaiknya, siswa yang melihat kejadian tersebut menegur teman-temannya untuk berhenti mengejek dan menggunakan bahasa yang sopan.
syafa azalwa ramadina 9a
BalasHapus1.komunikasi Islami adalah cara berkomunikasi yang sesuai dengan ajaran Islam, seperti berkata jujur, sopan, dan tidak menyakiti orang lain.
2. Jujur, sopan dan bertutur kata lembut
M ghaisan abqory 9B
BalasHapusJawaban:
1. Komunikasi Islami adalah cara berinteraksi dan menyampaikan pesan yang selaras dengan ajaran serta nilai-nilai Islam, yaitu dengan berkata jujur, bersikap sopan santun, dan selalu menjaga perkataan agar tidak melukai atau merugikan orang lain.
2. Empat prinsip utama dalam komunikasi Islami:
- Berkata jujur dan lurus (qaulan sadida)
- Berkata dengan perkataan yang baik dan pantas (qaulan ma'rufa)
- Berkata dengan tutur yang lembut dan ramah (qaulan layyina)
- Berkata dengan perkataan yang benar, tepat, dan mendatangkan manfaat
3. Hal ini dilakukan agar kita tidak ikut menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, berita bohong, maupun fitnah yang dapat menimbulkan kerugian, menyakiti perasaan orang lain, dan merusak keharmonisan sesama.
4. Saya akan melakukan tabayyun, yaitu mencari kejelasan dan memeriksa kebenaran berita tersebut dari sumber yang dapat dipercaya atau langsung menanyakannya kepada orang yang bersangkutan. Dengan demikian, saya tidak akan mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar dan terhindar dari kesalahan serta kesalahpahaman.
5. Sikap yang sebaiknya diambil:
- Tidak ikut mengejek, menghina, atau memberikan komentar yang menyakiti perasaan orang lain.
- Mengingatkan teman dengan cara yang sopan dan baik agar ia segera menghentikan perbuatan tersebut.
- Membela dan memberikan dukungan kepada teman yang menjadi sasaran ejekan agar ia merasa dihargai dan tidak kesepian.
- Jika perilaku tersebut terus berlanjut, melaporkannya kepada guru atau wali kelas agar dapat ditangani dengan baik.
M. Alfathama Dante Saputra 9B
BalasHapus1.
Komunikasi Islami adalah cara berkomunikasi yang dilakukan dengan berlandaskan ajaran Islam, seperti berkata jujur, sopan, santun, dan bertanggung jawab.
2.
Empat prinsip utama komunikasi Islami:
1. Berkata benar dan jujur.
2. Menggunakan bahasa yang sopan dan santun.
3. Menyampaikan kebaikan dan tidak menyakiti orang lain.
4. Melakukan tabayyun atau memeriksa kebenaran informasi.
3.
Seorang Muslim harus melakukan tabayyun sebelum menyebarkan berita agar tidak menyebarkan berita bohong atau informasi yang belum terbukti kebenarannya. Hal ini juga mencegah fitnah dan merugikan orang lain.
4.
Saya tidak akan langsung percaya atau menyebarkan pesan tersebut. Saya akan melakukan tabayyun dengan memeriksa sumber berita dan mencari informasi dari sumber yang terpercaya. Alasannya agar tidak menyebarkan berita yang salah, fitnah, atau merugikan teman.
5.
Sikap yang seharusnya dilakukan adalah tidak ikut mengejek dan berusaha menghentikan tindakan tersebut.
Tiga tindakan yang dapat dilakukan:
1. Tidak ikut memberikan komentar yang mengejek.
2. Mengingatkan teman dengan sopan agar berhenti mengejek.
3. Melaporkan kepada guru/wali kelas jika ejekan terus berlanjut atau sudah merugikan korban.
Masayu Soraya Janeeta 9B
BalasHapusJawaban :
Soal 1:
Komunikasi Islami adalah cara berkomunikasi yang sesuai dengan ajaran Islam, yaitu berkata dengan jujur, sopan, baik, dan tidak menyakiti orang lain.
Soal 2:
Empat prinsip utama komunikasi Islami:
1. Qaulan Sadida : berkata benar dan jujur.
2. Qaulan Baligha : berbicara dengan tepat dan mudah dipahami.
3. Qaulan Ma’rufa : berkata baik dan sopan.
4. Qaulan Layyina : berbicara dengan lemah lembut.
Soal 3:
Karena tabayyun membantu memastikan kebenaran suatu berita sebelum menyebarkannya, sehingga kita tidak menyebarkan berita bohong, fitnah, atau merugikan orang lain.
Soal 4:
Saya akan tidak langsung menyebarkan pesan tersebut dan melakukan tabayyun dengan mencari informasi dari sumber yang terpercaya atau menanyakan langsung kepada orang yang bersangkutan. Alasannya agar tidak menyebarkan berita yang belum tentu benar dan merugikan teman.
Soal 5 :
Sikap yang seharusnya dilakukan:
1. Tidak ikut mengejek atau memberikan komentar yang menyakiti.
2. Mengingatkan teman agar berhenti mengejek dan berkomunikasi dengan sopan.
3. Membela atau memberi dukungan kepada teman yang menjadi bahan ejekan.
4. Jika terus terjadi, melaporkannya kepada guru agar masalah dapat diselesaikan dengan baik.
Raisa Latifa Aurelia 9B
BalasHapusJawaban:
1. Komunikasi Islami adalah cara menyampaikan pesan atau informasi dengan sopan, jujur, dan sesuai dengan ajaran Islam, serta tidak menyakiti orang lain.
2. Empat prinsip utama komunikasi Islami:
Qaulan Sadida — berkata benar dan jujur.
Qaulan Ma'rufa — berkata baik dan sopan.
Qaulan Layyina — berkata dengan lemah lembut.
Qaulan Karima — berkata dengan mulia dan menghormati orang lain.
3. Seorang Muslim harus melakukan tabayyun sebelum menyebarkan berita agar dapat memastikan kebenaran informasi dan mencegah penyebaran berita bohong, fitnah, atau kesalahpahaman.
4. Saya akan memeriksa kebenaran berita tersebut terlebih dahulu dan tidak langsung menyebarkannya. Jika perlu, saya akan bertanya langsung kepada orang yang bersangkutan atau mencari sumber yang terpercaya. Hal ini dilakukan agar tidak menyebarkan berita yang salah dan merugikan teman.
5. Sikap yang seharusnya dilakukan:
Tidak ikut mengejek atau memberikan komentar yang menyakiti teman.
Mengingatkan anggota grup agar berhenti mengejek dan berbicara dengan sopan.
Membela atau memberikan dukungan kepada teman yang menjadi sasaran ejekan.
Jika terus terjadi, melaporkannya kepada guru/wali kelas agar dapat diselesaikan dengan baik.
Kareninna m ayudya 9b
BalasHapusSoal 1: Komunikasi Islami adalah cara menyampaikan pesan dengan jujur, sopan, dan sesuai ajaran Islam.
Soal 2: Empat prinsip komunikasi Islami yaitu qaulan sadidan (perkataan benar), qaulan layyinan (perkataan lembut), qaulan ma’rufan (perkataan baik), dan qaulan kariman (perkataan mulia).
Soal 3: Karena tabayyun membantu memastikan kebenaran berita dan mencegah penyebaran berita bohong atau fitnah.
Soal 4: Saya akan memeriksa kebenaran berita terlebih dahulu dan tidak langsung menyebarkannya. Hal ini dilakukan agar tidak menyebarkan informasi yang salah dan merugikan teman.
Soal 5: Sikap yang seharusnya dilakukan:
Tidak ikut mengejek atau membalas dengan hinaan.
Mengingatkan teman agar berhenti mengejek dengan cara yang baik.
Mendukung dan membela teman yang menjadi korban.
Melaporkan kepada guru jika ejekan terus berlanjut.
Cantika Anindia 9B
BalasHapusSoal 1
Komunikasi Islami adalah cara berkomunikasi yang didasari nilai-nilai kebenaran, kesantunan, kebaikan, dan tanggung jawab. Tidak hanya berbicara dengan sopan, tetapi juga menyampaikan hal yang bermanfaat, tidak menyakiti orang lain, dan menjaga keutuhan hubungan sesama.
Soal 2
Empat prinsip utama komunikasi Islami:
1. Berpikir sebelum berbicara
2. Melakukan tabayyun sebelum mempercayai berita
3. Bersikap santun saat menyampaikan sesuatu
4. Bijak sebelum membagikan informasi
Soal 3
Karena dengan tabayyun, seorang Muslim memastikan kebenaran berita terlebih dahulu agar tidak menyebarkan hal yang salah, tidak menimbulkan kesalahpahaman, fitnah, kerugian, atau permusuhan, serta menjadi bentuk tanggung jawab atas setiap informasi yang disampaikan.
Soal 4
Yang harus dilakukan: Tidak langsung mempercayai maupun menyebarkan berita tersebut. Lakukan tabayyun dengan menanyakan langsung kepada teman yang bersangkutan atau mencari sumber yang jelas untuk memastikan kebenarannya.
Alasan: Agar tidak ikut menyebarkan berita yang belum tentu benar, tidak menyakiti perasaan orang lain, mencegah terjadinya fitnah, dan menjaga keutuhan persahabatan.
Soal 5 — HOTS
Sikap: Tidak ikut mengejek, melainkan mengingatkan dan menghentikan perbuatan tersebut.
Tiga tindakan:
1. Menasihati teman yang mengejek bahwa hal itu menyakiti perasaan orang lain dan dilarang dalam Islam.
2. Membela teman yang diejek dengan cara yang sopan, serta mengajak teman lain agar tidak ikut melakukan hal yang sama.
3. Mengajak teman yang mengejek untuk meminta maaf kepada temannya, agar tetap rukun dan tidak terjadi permusuhan.