Kamis, 23 September 2021

24/09 - HUKUM BACAAN MAD Part 2 (7D)

GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7D
MAPEL : TAHSIN
JAM KE 1 : 08:40 s.d 09:40 WIB
HARI/TGL : JUM'AT, 24 SEPTEMBER 2021

Topic: Hukum Bacaan MAD Part 2

Tujuan Pembelajaran Hukum Bacaan MAD:
Setelah memulai proses mengamati pembelajaran yang dishare di blog ini, peserta didik mampu memahami dan mengenal tentang hukum macaan MAD dan mampu menerapkan kedalam bacaan Al Qur'an sehingga nantinya dapat  membaca Al Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan hukum MAD.

Lanjutan bahasan minggu lalu ya masih di Hukum Bacaan MAD
silahkan di amati, dipelajari, dan jika masih bingung silahkan ditanyakan...
Untuk bukti Kehadiran, silahkan komen di kolom comentar, sebutkan nama dan kelas.
Silahkan di catat / dirangkum di buku tahsin... saat sudah normal nanti bapak akan cek buku tahsinnya...
Jangan lupa diFoto saat menyimak atau merangkum materi hari ini kemudian dikirim ke WA bapak.








Rabu, 22 September 2021

23/09 - HUKUM BACAAN MAD PART 2 (7B)

GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7B
MAPEL : TAHSIN
JAM KE 1 : 08:30 s.d 09:30 WIB
HARI/TGL : KAMIS, 016 SEPTEMBER 2021

Topic: Hukum Bacaan MAD Part 2

Tujuan Pembelajaran Hukum Bacaan MAD:
Setelah memulai proses mengamati pembelajaran yang dishare di blog ini, peserta didik mampu memahami dan mengenal tentang hukum macaan MAD dan mampu menerapkan kedalam bacaan Al Qur'an sehingga nantinya dapat  membaca Al Qur'an dengan baik dan benar sesuai dengan hukum MAD.

Lanjutan bahasan minggu lalu ya masih di Hukum Bacaan MAD
silahkan di amati, dipelajari, dan jika masih bingung silahkan ditanyakan...
Untuk bukti Kehadiran, silahkan komen di kolom comentar, sebutkan nama dan kelas.
Silahkan di catat / dirangkum di buku tahsin... saat sudah normal nanti bapak akan cek buku tahsinnya...
Jangan lupa diFoto saat menyimak atau merangkum materi hari ini kemudian dikirim ke WA bapak.








Selasa, 21 September 2021

22/09 - HUKUM BACAAN MAD (7A)

GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7A
MAPEL : TAHSIN
JAM KE 1 : 08:40 s.d 09:40 WIB
HARI/TGL : RABU, 22 SEPTEMBER 2021

Topic: MEMAHAMI PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM HUKUM BACAAN MAD

Tujuan Post Test:

Setelah siswa mempelajari Hukum Bacaan Mad, siswa diharapkan dapat menerapkannya kedalam bacaan Al Qur'an, dan menjadi kebiasaan, sehingga Ayat yang dibaca dapat sesuai dengan hukum tajwidnya.


HUKUM BACAAN MAD

Adik-adik sholeh dan sholehahm minggu lalu kita telah membahas mengenai Makhorijul Huruf (bagaiana cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan baik sesuai dengan makhrojnya) semoga pelajaran kemarin bisa difahami, dan saya berharap bagi kalian yang belum faham silahkan untuk ditanyakan, supaya apa yang akan kita bahas selanjunta berjalan dengan baik.

Baiklah, Pada pertemuan kali ini, saya akan menjelaskan tentang bagaimana Hukum Bacaan Mad. Oh iya, Di Dalam ilmu Tahsin itu banyak sekali hukum-hukum tajwidnya. Diantaranya ada hukum nun sukun dan tanwin, hukum mim sukun dan tanwin, hukum mim tasyidid dan nun tasyidid dan sebagaimanya, tapi nanti ini akan kita bahas dipertemuan berikutnya. Pada kesempatan ini, kita fokus saja pada hukum bacaan Mad. Tentang apakah itu Mad? ada berapa macam hukum bacaan Mad? Bagaimanakah contohnya? Mari kita amati gambar berikut ini:






Nah,,, bagaimana yang kalian dapat? Apakah sudah mengerti? Baik akan kita bahasa satu persatu.

*********************************

Secara umum, bacaan mad terbagi menjadi dua, yaitu mad thabi’i (atau biasa disebut sebagai mad asli) dan mad far’i (mad cabangnya atau bagiannya). Nah, dari mad far’i ini, nanti dibagi lagi hukum mad menjadi 14 macam-macam mad.

Jadi, kalau di total secara keseluruhan ada 15 macam hukum bacaan mad. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai semua hukum mad ini, mari kita diulas lebih lengkap tentang macam-macam mad dan penjelasannya.

# Mad Thabi’i

Mad Thabi’i (mas asli) merupakan hukum mad yang terjadi apabila ada alif yang terletak sesudah fathah, atau ya’ sukun terletak sedudah kasrah atau juga huruf wau yang terletak sesudah dhammah maka ini dihukumi sebagai bacaan mad thabi’i. Dimana Mad berarti panjang dan Thabi’i yang artinya biasa.

Cara membacanya harus sepanjang dua harakat atau disebut satu alif, contohnya:

كتَابٌ - يَقُوْلُ - سمِيْعٌ

# Mad Far'i

Mad Far'i secara bahasa artinya adalah cabang. Sedangkan menurut istilah Mad Far'i adalah hukum mad yang merupakan tambahan dari mad asli (sebagai hukum asalnya), yang disebabkan oleh hamzah atau sukun. Nah, Mad Far'i ini terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya sebagai berikut:

1. Mad Wajib Muttasil

Mad Wajib Muttasil. Terjadinya mad ini apabila mad thabi’I bertemu dengan hamzah pada satu kalimat atau ayat. Untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat atau setara dengan dua setengah kali dari mad thabi’i (dua setengah alif). Contohnya:

سَوَآءٌ - جَآءَ - جِيْءَ

2. Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfasil terjadi apabila ada mad thabi’i yang bertemu dengan hamzah, namun hamzah tersebut berada pada lain kalimat. Jaiz sendiri berarti boleh, sedangkan Munfashil memiliki arti terpisah.

Nah, untuk membaca mad ini adalah boleh seperti Mad Wajib Muttasil tadi dan boleh juga seperti Mad Thobi’i. (boleh dibaca panjang 5 harokat atau dibaca 2 harokat), Begini contohnya:

وَﻻَأنْتُمْ بِمَا أُنْزِلَ

 

Catatan Tugasnya:

1. Silahkan kalian cari di ayat Al-Quran yang mengandung hukum bacaan Mad Tobi'i, Mad Wajib Muttasil dan Mad Jaiz Munfasil (masing-masing 2 contoh dan harus berbeda dengan contoh yang ada di atas) 
2. Boleh mengambil contoh dari Iqro, Surat-surat pendek atau surat2 yang lainnya yang ada di dalam Al Qur'an.
3. Iihat kata kuncinta (silahkan di amati kalimat atau penjelasan di atas yang bergaris tebal dan berwarna merah)
4. Foto hasil tugasnya dan kirim ke WA bapak sebagai bukti HADIR di pertemuan ini

Senin, 20 September 2021

21/09 - HUKUM BACAAN MAD (7C)

GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7C
MAPEL : TAHSIN
JAM KE 1 : 10:40 s.d 11:40 WIB
HARI/TGL : SELASA, 21 SEPTEMBER 2021

Topic: MEMAHAMI PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM HUKUM BACAAN MAD

Tujuan Post Test:

Setelah siswa mempelajari Hukum Bacaan Mad, siswa diharapkan dapat menerapkannya kedalam bacaan Al Qur'an, dan menjadi kebiasaan, sehingga Ayat yang dibaca dapat sesuai dengan hukum tajwidnya.


HUKUM BACAAN MAD

Adik-adik sholeh dan sholehahm minggu lalu kita telah membahas mengenai Makhorijul Huruf (bagaiana cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan baik sesuai dengan makhrojnya) semoga pelajaran kemarin bisa difahami, dan saya berharap bagi kalian yang belum faham silahkan untuk ditanyakan, supaya apa yang akan kita bahas selanjunta berjalan dengan baik.

Baiklah, Pada pertemuan kali ini, saya akan menjelaskan tentang bagaimana Hukum Bacaan Mad. Oh iya, Di Dalam ilmu Tahsin itu banyak sekali hukum-hukum tajwidnya. Diantaranya ada hukum nun sukun dan tanwin, hukum mim sukun dan tanwin, hukum mim tasyidid dan nun tasyidid dan sebagaimanya, tapi nanti ini akan kita bahas dipertemuan berikutnya. Pada kesempatan ini, kita fokus saja pada hukum bacaan Mad. Tentang apakah itu Mad? ada berapa macam hukum bacaan Mad? Bagaimanakah contohnya? Mari kita amati gambar berikut ini:






Nah,,, bagaimana yang kalian dapat? Apakah sudah mengerti? Baik akan kita bahasa satu persatu.

*********************************

Secara umum, bacaan mad terbagi menjadi dua, yaitu mad thabi’i (atau biasa disebut sebagai mad asli) dan mad far’i (mad cabangnya atau bagiannya). Nah, dari mad far’i ini, nanti dibagi lagi hukum mad menjadi 14 macam-macam mad.

Jadi, kalau di total secara keseluruhan ada 15 macam hukum bacaan mad. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai semua hukum mad ini, mari kita diulas lebih lengkap tentang macam-macam mad dan penjelasannya.

# Mad Thabi’i

Mad Thabi’i (mas asli) merupakan hukum mad yang terjadi apabila ada alif yang terletak sesudah fathah, atau ya’ sukun terletak sedudah kasrah atau juga huruf wau yang terletak sesudah dhammah maka ini dihukumi sebagai bacaan mad thabi’i. Dimana Mad berarti panjang dan Thabi’i yang artinya biasa.

Cara membacanya harus sepanjang dua harakat atau disebut satu alif, contohnya:

كتَابٌ - يَقُوْلُ - سمِيْعٌ

# Mad Far'i

Mad Far'i secara bahasa artinya adalah cabang. Sedangkan menurut istilah Mad Far'i adalah hukum mad yang merupakan tambahan dari mad asli (sebagai hukum asalnya), yang disebabkan oleh hamzah atau sukun. Nah, Mad Far'i ini terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya sebagai berikut:

1. Mad Wajib Muttasil

Mad Wajib Muttasil. Terjadinya mad ini apabila mad thabi’I bertemu dengan hamzah pada satu kalimat atau ayat. Untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat atau setara dengan dua setengah kali dari mad thabi’i (dua setengah alif). Contohnya:

سَوَآءٌ - جَآءَ - جِيْءَ

2. Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfasil terjadi apabila ada mad thabi’i yang bertemu dengan hamzah, namun hamzah tersebut berada pada lain kalimat. Jaiz sendiri berarti boleh, sedangkan Munfashil memiliki arti terpisah.

Nah, untuk membaca mad ini adalah boleh seperti Mad Wajib Muttasil tadi dan boleh juga seperti Mad Thobi’i. (boleh dibaca panjang 5 harokat atau dibaca 2 harokat), Begini contohnya:

وَﻻَأنْتُمْ بِمَا أُنْزِلَ

 

Catatan Tugasnya:

1. Silahkan kalian cari di ayat Al-Quran yang mengandung hukum bacaan Mad Tobi'i, Mad Wajib Muttasil dan Mad Jaiz Munfasil (masing-masing 2 contoh dan harus berbeda dengan contoh yang ada di atas) 
2. Boleh mengambil contoh dari Iqro, Surat-surat pendek atau surat2 yang lainnya yang ada di dalam Al Qur'an.
3. Iihat kata kuncinta (silahkan di amati kalimat atau penjelasan di atas yang bergaris tebal dan berwarna merah)
4. Foto hasil tugasnya dan kirim ke WA bapak sebagai bukti HADIR di pertemuan ini

Kamis, 16 September 2021

17/09 - HUKUM BACAAN MAD (7D)

GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7D
MAPEL : TAHSIN
JAM KE 1 : 08:50 s.d 09:50 WIB
HARI/TGL : JUM'AT, 17 SEPTEMBER 2021

Topic: MEMAHAMI PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM HUKUM BACAAN MAD

Tujuan Post Test:

Setelah siswa mempelajari Hukum Bacaan Mad, siswa diharapkan dapat menerapkannya kedalam bacaan Al Qur'an, dan menjadi kebiasaan, sehingga Ayat yang dibaca dapat sesuai dengan hukum tajwidnya.


HUKUM BACAAN MAD

Adik-adik sholeh dan sholehahm minggu lalu kita telah membahas mengenai Makhorijul Huruf (bagaiana cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan baik sesuai dengan makhrojnya) semoga pelajaran kemarin bisa difahami, dan saya berharap bagi kalian yang belum faham silahkan untuk ditanyakan, supaya apa yang akan kita bahas selanjunta berjalan dengan baik.

Baiklah, Pada pertemuan kali ini, saya akan menjelaskan tentang bagaimana Hukum Bacaan Mad. Oh iya, Di Dalam ilmu Tahsin itu banyak sekali hukum-hukum tajwidnya. Diantaranya ada hukum nun sukun dan tanwin, hukum mim sukun dan tanwin, hukum mim tasyidid dan nun tasyidid dan sebagaimanya, tapi nanti ini akan kita bahas dipertemuan berikutnya. Pada kesempatan ini, kita fokus saja pada hukum bacaan Mad. Tentang apakah itu Mad? ada berapa macam hukum bacaan Mad? Bagaimanakah contohnya? Mari kita amati gambar berikut ini:






Nah,,, bagaimana yang kalian dapat? Apakah sudah mengerti? Baik akan kita bahasa satu persatu.

*********************************

Secara umum, bacaan mad terbagi menjadi dua, yaitu mad thabi’i (atau biasa disebut sebagai mad asli) dan mad far’i (mad cabangnya atau bagiannya). Nah, dari mad far’i ini, nanti dibagi lagi hukum mad menjadi 14 macam-macam mad.

Jadi, kalau di total secara keseluruhan ada 15 macam hukum bacaan mad. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai semua hukum mad ini, mari kita diulas lebih lengkap tentang macam-macam mad dan penjelasannya.

# Mad Thabi’i

Mad Thabi’i (mas asli) merupakan hukum mad yang terjadi apabila ada alif yang terletak sesudah fathah, atau ya’ sukun terletak sedudah kasrah atau juga huruf wau yang terletak sesudah dhammah maka ini dihukumi sebagai bacaan mad thabi’i. Dimana Mad berarti panjang dan Thabi’i yang artinya biasa.

Cara membacanya harus sepanjang dua harakat atau disebut satu alif, contohnya:

كتَابٌ - يَقُوْلُ - سمِيْعٌ

# Mad Far'i

Mad Far'i secara bahasa artinya adalah cabang. Sedangkan menurut istilah Mad Far'i adalah hukum mad yang merupakan tambahan dari mad asli (sebagai hukum asalnya), yang disebabkan oleh hamzah atau sukun. Nah, Mad Far'i ini terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya sebagai berikut:

1. Mad Wajib Muttasil

Mad Wajib Muttasil. Terjadinya mad ini apabila mad thabi’I bertemu dengan hamzah pada satu kalimat atau ayat. Untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat atau setara dengan dua setengah kali dari mad thabi’i (dua setengah alif). Contohnya:

سَوَآءٌ - جَآءَ - جِيْءَ

2. Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfasil terjadi apabila ada mad thabi’i yang bertemu dengan hamzah, namun hamzah tersebut berada pada lain kalimat. Jaiz sendiri berarti boleh, sedangkan Munfashil memiliki arti terpisah.

Nah, untuk membaca mad ini adalah boleh seperti Mad Wajib Muttasil tadi dan boleh juga seperti Mad Thobi’i. (boleh dibaca panjang 5 harokat atau dibaca 2 harokat), Begini contohnya:

وَﻻَأنْتُمْ بِمَا أُنْزِلَ

 

Catatan Tugasnya:

1. Silahkan kalian cari di ayat Al-Quran yang mengandung hukum bacaan Mad Tobi'i, Mad Wajib Muttasil dan Mad Jaiz Munfasil (masing-masing 2 contoh dan harus berbeda dengan contoh yang ada di atas) 
2. Boleh mengambil contoh dari Iqro, Surat-surat pendek atau surat2 yang lainnya yang ada di dalam Al Qur'an.
3. Iihat kata kuncinta (silahkan di amati kalimat atau penjelasan di atas yang bergaris tebal dan berwarna merah)
4. Foto hasil tugasnya dan kirim ke WA bapak sebagai bukti HADIR di pertemuan ini

Rabu, 15 September 2021

16/09 - HUKUM BACAAN MAD (7B)

GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7B
MAPEL : TAHSIN
JAM KE 1 : 08:30 s.d 09:30 WIB
HARI/TGL : KAMIS, 016 SEPTEMBER 2021

Topic: MEMAHAMI PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM HUKUM BACAAN MAD

Tujuan Post Test:
Setelah siswa mempelajari Hukum Bacaan Mad, siswa diharapkan dapat menerapkannya kedalam bacaan Al Qur'an, dan menjadi kebiasaan, sehingga Ayat yang dibaca dapat sesuai dengan hukum tajwidnya.


HUKUM BACAAN MAD

Adik-adik sholeh dan sholehahm minggu lalu kita telah membahas mengenai Makhorijul Huruf (bagaiana cara melafalkan huruf-huruf hijaiyah dengan baik sesuai dengan makhrojnya) semoga pelajaran kemarin bisa difahami, dan saya berharap bagi kalian yang belum faham silahkan untuk ditanyakan, supaya apa yang akan kita bahas selanjunta berjalan dengan baik.

Baiklah, Pada pertemuan kali ini, saya akan menjelaskan tentang bagaimana Hukum Bacaan Mad. Oh iya, Di Dalam ilmu Tahsin itu banyak sekali hukum-hukum tajwidnya. Diantaranya ada hukum nun sukun dan tanwin, hukum mim sukun dan tanwin, hukum mim tasyidid dan nun tasyidid dan sebagaimanya, tapi nanti ini akan kita bahas dipertemuan berikutnya. Pada kesempatan ini, kita fokus saja pada hukum bacaan Mad. Tentang apakah itu Mad? ada berapa macam hukum bacaan Mad? Bagaimanakah contohnya? Mari kita amati gambar berikut ini:






Nah,,, bagaimana yang kalian dapat? Apakah sudah mengerti? Baik akan kita bahasa satu persatu.

*********************************

Secara umum, bacaan mad terbagi menjadi dua, yaitu mad thabi’i (atau biasa disebut sebagai mad asli) dan mad far’i (mad cabangnya atau bagiannya). Nah, dari mad far’i ini, nanti dibagi lagi hukum mad menjadi 14 macam-macam mad.

Jadi, kalau di total secara keseluruhan ada 15 macam hukum bacaan mad. Nah, untuk lebih jelasnya mengenai semua hukum mad ini, mari kita diulas lebih lengkap tentang macam-macam mad dan penjelasannya.

# Mad Thabi’i

Mad Thabi’i (mas asli) merupakan hukum mad yang terjadi apabila ada alif yang terletak sesudah fathah, atau ya’ sukun terletak sedudah kasrah atau juga huruf wau yang terletak sesudah dhammah maka ini dihukumi sebagai bacaan mad thabi’i. Dimana Mad berarti panjang dan Thabi’i yang artinya biasa.

Cara membacanya harus sepanjang dua harakat atau disebut satu alif, contohnya:

كتَابٌ - يَقُوْلُ - سمِيْعٌ

# Mad Far'i

Mad Far'i secara bahasa artinya adalah cabang. Sedangkan menurut istilah Mad Far'i adalah hukum mad yang merupakan tambahan dari mad asli (sebagai hukum asalnya), yang disebabkan oleh hamzah atau sukun. Nah, Mad Far'i ini terbagi menjadi beberapa macam, diantaranya sebagai berikut:

1. Mad Wajib Muttasil

Mad Wajib Muttasil. Terjadinya mad ini apabila mad thabi’I bertemu dengan hamzah pada satu kalimat atau ayat. Untuk cara membacanya, wajib dipanjangkan sepanjang lima harakat atau setara dengan dua setengah kali dari mad thabi’i (dua setengah alif). Contohnya:

سَوَآءٌ - جَآءَ - جِيْءَ

2. Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfasil terjadi apabila ada mad thabi’i yang bertemu dengan hamzah, namun hamzah tersebut berada pada lain kalimat. Jaiz sendiri berarti boleh, sedangkan Munfashil memiliki arti terpisah.

Nah, untuk membaca mad ini adalah boleh seperti Mad Wajib Muttasil tadi dan boleh juga seperti Mad Thobi’i. (boleh dibaca panjang 5 harokat atau dibaca 2 harokat), Begini contohnya:

وَﻻَأنْتُمْ بِمَا أُنْزِلَ

 

Catatan Tugasnya:
1. Silahkan kalian cari di ayat Al-Quran yang mengandung hukum bacaan Mad Tobi'i, Mad Wajib Muttasil dan Mad Jaiz Munfasil (masing-masing 2 contoh dan harus berbeda dengan contoh yang ada di atas) 
2. Boleh mengambil contoh dari Iqro, Surat-surat pendek atau surat2 yang lainnya yang ada di dalam Al Qur'an.
3. Iihat kata kuncinta (silahkan di amati kalimat atau penjelasan di atas yang bergaris tebal dan berwarna merah)
4. Foto hasil tugasnya dan kirim ke WA bapak sebagai bukti HADIR di pertemuan ini

Selasa, 14 September 2021

15/09 - PRAKTIK MAKHORIJUL HURUF (7A)

GURU MAPEL : AMIN NURROHIM, S.Pd.I
SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
CLASS : 7A
MAPEL : TAHSIN
JAM KE 1 : 08:40 s.d 09:40 WIB
HARI/TGL : RABU, 15 SEPTEMBER 2021

PRAKTIK MENGUCAPKAN HURUF HIJAIYAH SESUAI DENGAN MAKHORIJUL HURUF

Tujuan Pembelajaran :

Setelah melalui proses mengamati pembelajaran, peserta didik mampu memahami dan melafakan huruf hijaiyah sesuai dengan makhorijul huruf yang sudah ditentukan, sehingga siswa dapat membaca Al Qur’an dengan baik dan benar sesuai dengan hukum makhrojnya.

Sebelum kalian membuka video ini, berdoalah terlebih dahulu, agar pembelajaran kita dimudahkan oleh ALlah SWT.

Materi hari ini masih berkaitan dengan minggu lalu, hanya saja minggu lalu kita belajar tentang teorinya sedangkan untuk hari ini kita langsung peraktik pengucapannya.

Silahkan disimak dan perhatikan video ini kemudian kalian ikuti sesuai intruksi yang ada di video tersebut:


Cacatan:
1. Hari ini tidak ada tugas, hanya saja kalian harus benar benar mengamati, perhatikan dan dilatih. Nanti saat pertemuan tatap muka akan kita praktikkan satu persatu secara langsung.
2. Untuk mengetahui kalian memperhatikan ini dan hadir di materi ini, silahkan kirim foto kalian yang sedang mendengarkan/menyimak materi ini ke nomor WA Bapak, bagi yang tidak mengirimkan di anggap tidak hadir. trimakasih

Lafadz untuk latihan:


SENIN 21 SEPTEMBER 2026 - KELAS 9A & 9B - KOMUNIKASI ISLAM DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI (Pengertian, Prinsip-prinsip Komunikasi Islam, Pentingnya Tabayun dan Etika Komunikasi di Sosial Media)

IDENTITAS: NAMA GURU : Mr. AMIN NURROHIM, S.Pd.I MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI HARI/TGL : SENIN, 13 SEPTEMBER 2...